
| Kamis, 8 April 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Lagi, Penipu Berlogat Malaysia Makan KorbanSEMARANG TENGAH - Tan Ai Nio (48), warga Jl Gendong Timur RT 5 RW 3 Sendangmulyo, menjadi korban kejahatan bermodus gendam, Rabu (7/4). Perhiasan emas yang terdiri atas enam buah kalung, enam buah cincin, dan sebuah gelang kaki dibawa kabur pelaku. Jumlah kerugian yang diderita korban sekitar Rp 10 juta. Korban saat melaporkan Polisi menuturkan, peristiwa itu bermula ketika dia menjemput kepulangan anaknya yang sekolah di SMP Kebondalem, kawasan Gang Pinggir. Saat itu dia bertemu dua orang laki-laki yang mengendarai Toyota Vios. Salah seorang pelaku mengaku bernama Adnan Hamzah, warga Kewangan 1/2, Raja Chulon, Kualalumpur, Malaysia, sembari memberikan kartu nama. Setelah bersalaman, korban kemudian diajak masuk ke dalam Toyota Vios yang diparkir tak jauh dari lokasi sekolah tersebut. Di dalam mobil, korban ditawari sebuah jam Rolex. Dia bicara dengan logat Malaysia. Saat itu dia sempat mengatakan tidak punya uang untuk membeli jam tersebut. ''Jam tangan itu katanya asli. Karena saat itu saya tidak membawa uang cukup, saya diminta pulang ke rumah sembari menjelaskan jam itu bisa ditukar dengan barang-barang lain,'' katanya. Korban pulang ke rumahnya diantar oleh dua pelaku tersebut. Sesampai di rumah, entah bagaimana korban menuruti kemauan para pelaku. Jam tangan yang belakangan diketahui palsu itu ditukar dengan sejumlah perhiasan yang nilainya sekitar Rp 10 juta. Saat korban sadar tertipu, pelaku sudah kabur.(G5-84) |