logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 8 April 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Komplotan Perampasan Truk Dibekuk

  • Dua Ditembak

KENDAL - Enam dari sembilan pelaku perampasan truk trailer L-8369-AU beserta barang muatan 46 batang besi baja di jalur arteri Kaliwungu, Kendal dibekuk jajaran Tim Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Kendal. Tiga pelaku yang sudah diketahui identitasnya yakni DD, EK, BD itu hingga kemarin (7/4) masih dalam pengejaran petugas.

Polisi juga mengamankan truk trailer L-8369-AU beserta muatan truk berupa 36 lembaran besi baja dan 8 batang besi baja ''H''. Barang bukti pendukung aksi kejahatan juga berhasil disita, yaitu truk derek crane Nissan Diesel B-9347-JR, mobil kijang milik rental H-7438-AD, 3 pisau ukuran tanggung, sebilah sangkur, 1 celurit, dan dua plester lakban yang digunakan para pelaku untuk membekap mulut korbannya, yakni sopir truk Roni (32) dan kernet Subekti (24). Sopir dan kernet tersebut kakak beradik warga Tuban, Jatim.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Kendal AKBP Drs H Achmad Syukrani di dampingi Kasatserse Iptu Hanny Hidayat mengatakan, para pelaku perampasan tergabung dalam komplotan bajing loncat ''Surabaya I.'' Tiga pelaku ditangkap ketika berada di lokalisasi Jarak, Surabaya. Mereka adalah Hariyadi alias Giman (38) warga Desa/Kecamatan Banyu, Gresik (disebut-sebut sebagai otak kejahatan-Red), Riyono (28), warga Kelurahan Srimulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, dan Siswanto alias Herman (35) berlamat di Jl Patemon I/95 RT 6 RW 8, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Muatan Hilang

Riono dan Herman terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap. Tiga pelaku lain yang berhasil dibekuk adalah Kiswandi alias Jack (32), warga Tambakaji, Semarang, Gendut (31) beralamat di Randugarut Semarang Barat, dan Kisman (30), warga Desa Sumberejo, Kaliwungu, Kendal. Ketiganya dibekuk di rumah masing-masing.

Seperti diberitakan (Suara Merdeka, 2/4) aksi perampasan truk trailer L-8369-AU itu terjadi di jalur lingkar Kaliwungu, Kamis (1/4) sekitar pukul 09.00. Komplotan yang mengendarai sebuah mobil (terakhir diketahui mobil kijang H-7438-AD-Red) itu setelah berhasil melumpuhkan sopir Roni dan kernet Subekti kemudian lalu melarikan truk trailer ke arah timur (Semarang).

Sopir Roni dan kernet Subekti diikat kedua tangannya dan ditutup matanya menggunakan lakban. Keduanya diangkut mobil pelaku dan dibuang di Dempet, Kabupaten Demak. Selama perjalanan, keduanya dianiaya oleh pelaku. Roni dan Subekti ditemukan warga Dempet dan dibawa ke Mapolsek Dempet untuk selanjutnya dikirim ke Mapolres Kendal.

''Berdasar keterangan yang dikumpulkan dari Roni dan Subekti, kami secepatnya melakukan penyisiran. Didukung hasil olah TKP, akhirnya kami berhasil menguak aksi kejahatan tersebut dalam tempo relatif singkat. Kunci keberhasilan untuk menguak kasus ini berawal dari penyelidikan truk trailer L-8369-AU yang masih berada di tempat kejadian. Adapun muatannya berupa besi baja hilang,'' papar Kasatrekrim Iptu Hanny Hidayat. (G15-84n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA