logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 8 April 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Gedung Satu Atap Diminta Dibatalkan

UNGARAN- Pemerintah Kabupaten Semarang diminta membatalkan rencana pembangunan gedung satu atap di Bawen yang hingga kini belum juga direalisasikan. Sebab, meski telah direncanakan Januari 2004, proyek yang akan menelan dana Rp 110 miliar itu hingga kini belum ada tanda-tanda mulai dilaksanakan.

"Sebaiknya, Pemkab tidak perlu ngotot mereleasisikan proyek itu. Selain hanya akan menghabiskan dana, gedung setda yang lama masih cukup representatif untuk digunakan kegiatan pemerintahan," ujar Ahmad Munif, salah satu anggota panitia anggaran dari Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Semarang, kemarin.

Menurut dia, rencana pembangunan gedung yang dilaksanakan pihak ketiga (kontraktor) dan Pemkab akan membayar dengan cara mengangsur hingga 2007, disinyalir hanya menjadi proyek mercu suar. "Masalahnya, gedung lama sudah dua kali direnovasi dengan menghabiskan anggaran Rp 4 miliar itu nanti tidak berfungsi optimal dan terbengkalai," katanya.

Ahmad menyatakan masih ada kepentingan lainnya yang harus didahulukan, seperti pembangunan jalan-jalan di pedesaan yang masih banyak yang belum beraspal. "Kalau memang belum ada kepastian, lebih baik dibatalkan saja," tegasnya.

Bupati Semarang Bambang Guritno SE belum bisa dikonfirmasi soal ini. Sebab, sejak kemarin hingga 10 April mendatang dia bersama 40 anggota DPRD Ungaran mengadakan studi banding ke Manado, sedangkan Kepala Bagian Humas Drs Sudaryanto tidak berada di kantornya.(G2-63k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA