
| Rabu, 7 April 2004 | Internasional |
Bush Lindungi Naskah Pidato RiceWASHINGTON - Gedung Putih menolak untuk memberikan tim penyidik 11/9 naskah pidato Penasihat Keamanan Nasional Condoleezza Rice, yang disampaikan pada malam menjelang serangan kamikaze itu. Pidato Rice tersebut menggembar-gemborkan kehebatan sistem pertahan rudal sebagai prioritas program pemerintahan Bush, bukan isu Al Qaedah, ungkap beberapa sumber, Rabu kemarin. Ketika Rice akan memberikan kesaksian secara terbuka di depan Komisi Penyidik 11/9, Kamis waktu setempat, komisi itu mengajukan permintaan pada menit-menit terakhir untuk memeriksa pidato Rice tersebut, kata sumber yang dekat dengan komisi. Namun Gedung Putih sejauh ini menolak memberikan naskah pidato tersebut, dengan alasan dokumen itu bersifat rahasia. Seorang jubir Komisi Penyidik 11/9 tidak memberikan konfirmasi atau membantah adanya permintaan naskah pidato Rice tersebut. Juga tidak menanggapi respons pemerintahan Bush. The Washington Post, mengutip mantan pejabat AS yang pernah melihat naskah pidato Rice itu, menyebutkan pidato tersebut dirancang untuk mendukung sistem pertahanan rudal sebagai landasan strategi keamanan nasional yang baru. Pidato Rice tersebut sama sekali tidak menyebutkan Al Qaedah, Usamah bin Ladin, atau kelompok-kelompok ekstremis lain. Hal itu mengukuhkan tudingan Richard Clarke di depan komisi. Clarke, mantan direktur urusan teroris Gedung Putih, menuduh Bush lebih mementingkan invasi ke Irak daripada isu memerangi teroris.(rtr-ben-30) |