logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 8 April 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

KPU Jemput Bola Cari Data

SLAWI - Penghimpunan data perolehan suara untuk partai, ,caleg dan calon anggota DPD Jateng di Kabupaten Tegal, hingga kemarin belum selesai semua. Karena itu, KPU langsung menerjunkan kelima anggota untuk mendatangi PPK di 18 kecamatan yang tersebar di daerah tersebut.

Langkah tersebut diambil setelah kelambatan pengiriman data perolehan suara itu terjadi dari 5.159 TPS ke PPK. Salah satu faktor kelambatan tersebut, kondisi geografis daerah tersebut. Juga sistem informasi teknologi (IT) yang dirancang tidak efektif atau tidak dapat dilakukan dengan cepat.

''Memang dengan kondisi seperti ini, pengiriman data yang sebelumnya dapat dilakukan lewat jaringan internet, kembali ke jalur manual. Petugas mencatat hasil perolehan suara, lalu rekapnya dikirim ke kecamatan. Dari kecamatan baru dikirim ke KPU,'' tutur Ketua KPU Kabupaten Tegal Ahmad Fatikhudin Emha SAg.

Komputer Dongkrok

Kebijakan ke sistem manual untuk pengiriman data itu, kata dia, lantaran di sejumlah kecamatan tidak ada jaringan telepon. Sistem Pasific Satelit Nusantara (PSN) yang digunakan juga tidak bisa berjalan. Padahal, komputer telah diprogram menggunakan jaringan internet. Tidak mengherankan, karena kondisi seperti itu membuat peralatan komputer tidak bisa dipakai alias dongkrok.

Kondisi tersebut selain membuat repot petugas KPU, juga mengecewakan sejumlah pengurus partai, caleg, dan sejumlah pihak yang ingin mengetahui perolehan suara calon anggota DPD.

''Karena itu kami terjunkan anggota KPU yang langsung mendatangi petugas PPK di tiap-tiap kecamatan. Dengan cara ini diharapkan informasi perolehan suara akan dapat cepat disajikan ke publik,'' tutur Fatih, panggilan akrab Ahmad Fatikhudin Emha, kemarin.

Dari lima anggota lembaga itu, satu orang secara bergantian menjaga gawang atau menunggu di kantor untuk melayani mereka yang membutuhkan informasi perolehan suara baik parpol, caleg, maupun anggota DPD.

Memang setelah pencoblosan, Kamis (5/4) lalu, kantor penyelenggara Pemilu 2004 itu tidak pernah sepi dari sejumlah pengurus parpol dan calegnya. Mereka menanyakan perolehan suara sementara yang telah dicatat lembaga tersebut.

Namun informasi yang diharapkan tidak bisa diberikan petugas KPU. Hal itu membuat sejumlah pengurus parpol dan caleg yang mendatangi Kantor KPU kecewa. Mereka menjadi gundah lantaran kepastian menjadi caleg belum bisa diketahui secara dini.(D12-17c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA