logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 8 April 2004 Jawa Tengah - Muria  
Line

Belum Ada Rencana Dirikan Sekolah Unggulan

KUDUS - Pemkab Kudus dalam waktu dekat belum merencanakan mendirikan sekolah unggulan. Namun telah merintis sekolah yang memiliki kelebihan dibanding dengan sekolah lain, khususnya dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kudus Ir HM Tamzil menjawab pertanyaan anggota Dewan dalam sidang paripurna belum lama ini. Peningkatan mutu pendidikan sudah dilakukan di SD 1 Jati Kulon sebagai Sekolah Rujukan Nasional dan SD 2 Wergu Wetan sebagai kelas unggulan. SD 1 Jati juga di dalam setiap gugus menjadi contoh bagi SD sekitarnya.

Regrouping

Menyinggung soal pengelompokan SDN yang muridnya tidak lagi memenuhi standar, Tamzil menyatakan hal tersebut untuk menjamin kualitas, ketenangan kegiatan pembelajaran dengan nyaman. Regrouping dapat dilakukan bila memenuhi syarat tertentu, di antaranya jumlah murid kurang dari 60 orang dalam satu SD. Jarak SD terdekat kurang dari 1 km. Namun sekolah yang jumlah siswanya kurang dari 60 orang tetapi berada di lokasi terpencil atau jauh dari SD tetangga, untuk sementara dapat dipertahankan. Regrouping SD itu dilakukan dengan tetap mepertimbangkan efektivitas dan efisiensi keberadaan sekolah tersebut.

Mengenai guru SD swasta yang belum banyak disentuh kesejahteraannya oleh Pemkab, pada masa mendatang dapat diprogramkam. Namun saat ini bantuan untuk kesejahteraan guru swasta dialokasikan kepada guru wiyata bakti TK, SD, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK swasta.

Menyinggung soal pembinaan dan pembangunan sektor agama, dia mengatakannya sebagai kewenangan Pemerintah Pusat. Namun Pemkab tetap memberikan perhatian terhadap kehidupan dan kegiatan keagamaan di Kudus. Caranya dengan memberikan bantuan bagi pegembangan keagamaan di Kudus. Lebih jauh Tamzil menjelaskan, besaran anggaran untuk pembinaan dan pengembangan pendidikan serta keagamaan belum dapat memenuhi harapan mengingat terbatasnya anggaran daerah. ''Pada masa mendatang terus diupayakan peningkatan secara bertahap dan proposional,'' katanya. Mengenai rencana pembangunan SMK/SMA di wilayah Kecamatan Undaan, dia mengatakan akan terus berupaya mewujudkannya pada masa mendatang. (P7-34n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA