
| Kamis, 8 April 2004 | Budaya |
Keaktoran Jude LawDALAM event terbesar perfilman dunia - perebutan piala Oscar - beberapa waktu lalu, sejumlah film bermutu masuk dalam nominasi peraih penghargaan. Di antara film-film berbobot tersebut, Coldmountain, sebuah kisah peperangan bertabur romantisme mampu merebut enam kategori. Salah satu kategori itu adalah aktor terbaik, dengan menempatkan aktor asal Inggris, Jude Law, sebagai nominator. Meskipun akhirnya Law kalah dengan aktor Sean Penn, yang diunggulkan lewat film Mystic River, namun kemunculan aktor kelahiran London, 29 Desember 1972, itu di deretan nominator mampu memberi bobot persaingan yang cukup ketat, sekaligus meramaikan pemprediksian yang dilakukan oleh para pengkritik maupun pengamat film dunia. Sebab, aktor Jude Law bukanlah orang baru di dunia layar lebar. Ia sebelumnya pernah menjadi nominator untuk film The Talented Mr Ripley (1999). Kariernya dalam menekuni dunia akting, dimulai ketika ia bekerja di National Youth Music Theatre antara 1987 sampai 1990. Peran pertama selama di National Youth Music Theatre, adalah dalam drama Joseph And The Amazing Technicolor Dreamcoat. Selanjutnya, Law terlibat dalam serial populer di Inggris yang ditayangkan pada siang hari, Families. Tamat dari sekolah tinggi di usia 17 tahun, Law memulai tampil di panggung-panggung luar negeri. Tercatat, pemilik dua tatto pada lengan itu antara lain tampil di Italia memerankan Freddie dalam Pygmalion. Kemudian, teaternya untuk kali pertama bekerja sama dengan The Fastest Clock mengangkat cerita keras dalam lakon The Universe And The Snow Orchid. Ada pula kerja sama dengan The Royall Court, yang mengangkat lagi kisah Live Like Pigs, serta bersama West Yorkshire Playhouse memproduksi Death Of Salesman.
Prestasi Keikutsertaannya di dunia peran, akhirnya membuahkan berbagai prestasi; antara lain masuk dalam Tony Nomination dan menerima Theatre World Award untuk penampilannya di Les Parents Terribles. Perannya dalam drama produksi New York Production Of National Theatre itu, sempat disandingkan sejajar dengan peran-peran -sebagai Euripedes'Ion- yang dimainkan oleh aktor-aktor berpengalaman lainnya di Royal Shakespeare Company. Sebagai Euripedes, Law meraih Ian Charleston Award untuk Best Young Classical Actor, sebuah penghargaan yang setara dengan Olivier Award. Dunia film bagi Law, baru dijalani pada 1992 saat terlibat bermain dalam The Crane, sebuah film pendek produksi British Film Institute. Pada 1993, Law bertemu dengan calon istrinya, Sadie Frost, di Chanell Four Film untuk film Shopping, Film itu, menceritakan perjalanan menyenangkan seorang pencuri mobil. Lalu disusul dengan I Love You I Love You Not bersama dengan Jeanne Moreau. Syuting I Love You I Love You Not, terpaksa harus dilakukan Law pada siang hari, Sebab, pada malam harinya ia harus mengikuti syuting film lain di New York, yakni Indiscretions. Film lainnya yang dibintangi oleh Law adalah Gattaca garapan Andrew Nichol. Film yang diproduksi seminggu sebelum I Love You I Love You Not itu, mempertemukan Law dengan Ethan Hawk dan Uma Thurman. Film Gattaca, bisa disebut sebagai debutan Law di Amerika. Film The Talented Mr Ripley, selain meraup Oscar, juga berhasil meraih Golden Globe Nominations sebagai Best Supporting Actor serta Winner BAFTA Award sebagai best Supporting Actor. Film Coldmountain, yang tak lama lagi memasuki orbit edar di bioskop-bioskop seluruh dunia, juga masuk unggulan untuk bidang sinematografi, editing, musik (score), dan lagu tema film. Menarikkah film itu? Kita tunggu saja pemutarannya di bioskop-bioskop Indonesia.(Nugroho Wahyu Utomo-41) |