| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 7 April 2004 |
|
Pemilu Susulan Serentak 9 April
JAKARTA -Akibat keterlambatan distribusi surat suara, maka dipastikan KPU akan melaksanakan pemilu susulan . Kebijakan untuk dilaksanakannya pemilu susulan tersebut tertuang dalam surat keputusan (SK) No. 24/2004. "Kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Pengganti Perpundang-undangan 2/2004 tentang Pemilu Susulan/Lanjutan yang merupakan revisi terhadap pasal 45 dan 112, UU Pemilu No. 12/2003," |
Analisis Berita Dikuya-kuya, Dongkrak PD HASIL sementara penghitungan suara pada hari kedua, kemarin sudah terlihat meski belum memberi gambaran sesungguhnya tentang hasil akhir Pemilu 2004. Maklum, pergerakan penghitungan suara lamban, meski menggunakan teknologi informasi (TI). Mengalami keterlambatan jika dibandingkan dengan janji sembilan jam usai coblosan yang disampaikan KPU. |
|
|
Fenomena Mengulang Sejarah
JAKARTA-Hasil sementara pemilu legislatif kali ternyata memunculkan fenomena yang cukup menarik, dan sepertinya akan mengingatkan kita pada saat Pemilu 1999. Sejarah tampaknya akan terulang di mana ''orang'' yang dikuya-kuya akan mendapat simpati dari rakyat. |
SBY: Jalan Masih Panjang
|
|
Budi Santoso Peringkat Teratas
SEMARANG-Hasil perolehan suara sementara Pemilu 2004 bagi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng belum juga final. Sampai Selasa (6/4) sekitar pukul 22.50 WIB, baru 4.507 TPS dari 85.775 dari TPS yang memasukkan datanya ke KPU Jateng. |
Pemantau Tak Mencoblos, Dinilai Hanya Salah Paham
PURWOKERTO-Ketua KPU Banyumas Ismiyanto Heru Permana SH menyatakan masalah pemantau pemilu di wilayah PPK Purwokerto yang akhirnya tak mencoblos lebih disebabkan adanya miskomunikasi antara KPPS dengan pemantau. KPPS tidak pernah melarang pemantau, apalagi pemilih yang telah memiliki kartu pemilih untuk mencoblos. |
|
|
Hilangnya Riki Memicu Kecurigaan
|
Kronologi Pembunuhan Asih
- Sebelum beraksi, Kamis (24/3) sekitar pukul 12.00 tersangka Riki (18) bersama dua temannya, Supri dan Tholib, minum minuman keras jenis ciu. Setelah agak pusing karena pengaruh ciu itu, tersangka mening-galkan teman-temannya. Dengan berjalan kaki, dia selanjutnya menuju rumah Nia (14), pelajar SMP yang juga teman mantan pacar tersangka, Novi. |
|
200 Muslim Berangkat ke Jakarta
SOLO-Sekitar 200 orang yang tergabung dalam Umat Islam Surakarta (UIS), kemarin (Selasa, 6/4), pukul 13.30 WIB, berangkat ke Jakarta. Keberangkatan massa gabungan beberapa elemen Islam di Solo tersebut ingin memberikan dukungan moral kepada Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustad Abu Bakar Ba'asyir pada pemeriksaan yang akan dilakukan Tim Mabes Polri, hari ini (Rabu, 7/4). |
Perempat Final Liga Champions (2-Habis) Deportivo dan Lyon Butuh Keajaiban
|
|
Hisyam Alie: Tak Usah Ragu Sebut Nama
SEMARANG- Ketua Fraksi Amanat Nasional (FAN) DPRD Jateng Tjipto Subadi diminta secepatnya menyebutkan nama oknum anggota Dewan yang diduga menyelewengkan bantuan aspal di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. |
"Soal Recall, Silakan Protes Mendagri"
SEMARANG - Turunnya surat recall Mendagri terhadap enam anggota FKB DPRD Jateng merupakan keputusan dari pusat. Bila ada protes, enam anggota yang di-recall itu dipersilakan menyampaikan ke Mendagri. ''Saya persilakan untuk protes ke pusat karena yang mengeluarkan surat adalah Mendagri,'' kata Wakil Ketua DPW PKB Jateng Abdul Kadir Karding, kemarin. |
|
|
Lampu Meledak, KLM Cahaya Sulastri Terbakar
|
Lima Kapal Thailand Ditangkap
SURABAYA- Perairan Indonesia yang dikenal kaya ikan menarik minat penangkap ikan gelap negara lain untuk menjarah di perairan Indonesia. Lima kapal asal Thailand ditangkap kapal patroli TNI-AL karena diduga mencuri ikan di perairan nusantara. |
|
|
Ledakan di Aceh Bukan Bom
JAKARTA- Mabes Polri memastikan ledakan yang terjadi di Desa Paya Nipah, Peurlak Aceh Timur, bukan berasal dari bom. Ledakan itu diduga berasal dari sebuah benda yang menyerupai senter. "Sekarang masih dicek di Labfor Medan. Bendanya seperti senter, tetapi itu bukan bom," |
Telkom Merasa Gerah
BANDUNG- Dianggap membodohi masyarakat dengan kebijakan kenaikan tarifnya, membuat jajaran PT Telkom gerah. ''Tindakan seperti itu hanyalah tindakan yang gegabah dan merugikan Telkom,'' kata Mundarwiyarso, Head of Corporate Communications PT Telkom Tbk, kemarin. |
|
|
41 Tahun Bank BPD Jateng (1) Pasca Rekap, Kali Pertama Raih Laba Akumulatif Telah lima tahun PT Bank BPD Jateng mengikuti program rekapitalisasi perbankan nasional. Selasa (6/4) kemarin, dalam usia yang genap 41 tahun, banknya orang Jateng ini mampu mencetak prestasi prestisius. Lima tahun lalu, bank ini nyaris ditutup, karena menderita kerugian besar. |
BPD Jateng Himpun Dana Rp 4,8 Triliun
SEMARANG - Hingga Februari 2004 PT Bank BPD Jateng berhasil mencatat hasil operasional yang cukup bagus. Total Aset yang dimiliki bank tersebut Rp 5,9 triliun, penghimpunan dana pihak ketiga Rp 4,8 triliun, penyaluran kredit Rp 3,3 triliun, dan laba usaha Rp 67 miliar. |
|
|
KPU Tegal Tidak Ulang Coblosan
SLAWI - KPU Kabupaten Tegal, akhirnya memutuskan tidak melakukan pengulangan coblosan di tujuh TPS di tiga Daerah Pemilihan (DP) yang surat suaranya tertukar dalam coblosan Senin (5/4) lalu. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan temuan yang dikemukakan sebelumnya sebanyak lima TPS. |
Sementara Golkar Memimpin
JAKARTA-Sampai pukul 23.00 WIB, peringkat pertama perolehan suara sementara untuk DPR RI diduduki Partai Golkar dengan 567.155 suara atau 20,54 persen. Peringkat kedua diduduki PDI-P yang sehari sebelumnya di peringkat pertama, dengan 503.179 suara atau 18,22 persen. |
|