
| Senin, 5 April 2004 | Sala |
Dianggap Tak Berpihak pada RakyatKOTA- Kalau yang lain berlomba-lomba agar dipilih menjadi caleg, H Ipmawan M Iqbal SP SAg justru menolak. Kendati demikian, anggota DPRD Surakarta dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu tetap aktif berkampanye untuk partainya, pada musim kampanye lalu. "Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Solo, dan khususnya warga PBB yang telah memberikan amanah serta mengantarkan saya menjadi salah seorang anggota Dewan. Tapi hampir selesai tugas, saya merasa belum bisa mewujudkan amanah masyarakat," katanya, kemarin. Dia menilai kebijakan yang dilakukan Dewan selama ini belum banyak menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat secara langsung. Apalagi meningkatkan kesejahteraan dengan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan. "Saat ini pelayanan kesehatan dan pendidikan berkualitas menjadi sesuatu yang sangat mahal dan tidak terjangkau sebagian masyarakat. Ditambah lagi pengangguran di Solo sudah memprihatinkan, 35.000 orang," kata dia. Ketika beberapa hal penting itu belum tercapai, ada kebijakan legislatif yang kontroversial. Misalnya, persetujuan pembangunan kembali Balai Kota senilai Rp 34 miliar. Juga proyek penerangan jalan umum senilai Rp 22,5 miliar dan pengadaan buku pelajaran senilai Rp 15 miliar, yang tidak melibatkan stake holder pendidikan di Solo sehingga dianggap mubazir. Prestasi terbaru anggota Dewan adalah disetujuinya APBD tahun 2004 dengan defisit anggaran Rp 25 miliar, dan tanggungan utang jatuh tempo senilai Rp 34,7 miliar. "Akibatnya muncul istilah di masyarakat, yaitu APBD 2004 susah di rakyat tetapi enak di pejabat," tandas Iqbal. Hal-hal itulah yang membuat dirinya merasa gagal mengemban tugas sebagai anggota Dewan, sehingga ketika dirinya dicalonkan lagi terpaksa menolak. "Saya tidak kuat menyangga beban amanah demikian besar, kontribusi saya terlalu kecil bagi rakyat. Padahal fasilitas yang saya terima demikian besar. Karena itu saya memilih tidak mau dicalonkan lagi," jelas dia. Meski tidak lagi berada di Dewan, Iqbal berjanji tetap memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran politik kepada masyarakat. Dengan demikian rakyat bisa bersinergi positif, baik dengan legislatif maupun eksekutif. "Apa pun hasil Pemilu 2004 ini, saya berharap menghasilkan anggota Dewan yang aspiratif, yang betul-betul bisa meningkatkan kesejahteraan serta kebutuhan rakyat," kata dia.(an-86s) |