
| Senin, 5 April 2004 | Sala |
MUI Minta Warga Jaga PersaudaraanSRAGEN- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sragen kemarin mengeluarkan seruan dan pesan moral kepada khalayak, pimpinan, dan masyarakat pelaku politik. Dalam pesannya, Dewan Pimpinan MUI se-Kecamatan Sragen berharap agar Pemilu 2004 berjalan lancar, tertib, dan kondusif. ''Kami minta semua masyarakat Sragen tetap menjaga tali persaudaraan serta persatuan dan kesatuan, agar sendi-sendi kesatuan bangsa dan negara tetap terjaga,'' pinta KH Syamsuri SAg yang didampingi tujuh anggota tim perumus. Ketujuh tim perumus itu yakni KH Muh Bilal BA, Drs Mahbub A, Drs H Mustaqim, KH Slamet Daroni, Drs HA Mastur Abbas, Kiai Kholid Rois, dan Kiai Suhardi. Syamsuri berharap, masyarakat pelaku politik menghormati harkat, martabat, dan hak-hak individu, tanpa memandang agama, kepercayaan, suku serta aliran politik. MUI juga berharap politisi tidak memanfaatkan dan menyalahgunakan agama sebagai komoditas politik serta tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai kemenangan politik. ''Kesejukan dan keselarasan hubungan sosial kemasyarakatan perlu dijaga, dengan menghindari ucapan dan tindakan yang melecehkan agama,'' katanya. Kepada khalayak, Syamsuri juga mengimbau menjaga keselamatan jiwa dan harta benda, baik milik pribadi maupun umum. Selain itu, juga menjauhi kegiatan bernuansa kekerasan yang mengarah pada perusakan prasarana umum dan tempat peribadatan. ''Hukum, perundang-undangan, dan etika, perlu dijunjung tinggi dibarengi perilaku santun,'' kata KH Muh Bilal. Dia menuturkan, sikap toleransi perlu dikembangkan dan dihargai, meski pandangan sikap politik berlainan. Kepada media massa baik cetak maupun elektronik, KH Syamsuri berharap, agar memberikan informasi secara benar, objektif, dan proporsional secara edukatif.(nin-14s) |