logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 5 April 2004 Sala  
Line

Drama Tari "Hayu" Meriahkan Ulang Tahun SMPN 12

GENDHING Gangsaran yang mengalun keras dengan tempo cepat itu mengiringi sekitar 48 penari memasuki panggung. Tak seperti umumnya, panggung itu hanya area lapang yang tak lain halaman SMPN 12 Surakarta.

Drama tari bertajuk "Hayu" susunan Irmahen, guru sekolah itu, pun segera mengalir ketika 48 penari (putra-putri) mulai mengikuti irama gamelan.

Tidak hanya gerak gemulai, para penari itu pun membentuk formasi angka 25 dan huruf H, U, dan T.

Itulah beberapa acara yang digelar para siswa SMPN 12 Surakarta dalam memperingati ulang tahun ke-25 sekolahnya, 1 April 1979-1 April 2004, belum lama ini.

Selain tarian, digelar pula paduan suara, karawitan, wayang kulit, kesenian rebana, pembacaan puisi dan geguritan, olahraga seperti basket dan voli, serta keterampilan kepramukaan dan Palang Merah Remaja (PMR).

Perayaan ulang tahun itu pun menjadi ajang mengekspresikan bakat para siswa sekolah tersebut, sekaligus menjadi totonan menarik bagi tamu undangan. Sebab selain guru dan orang tua murid, saat itu hadir pula beberapa pejabat di lingkungan Dikspora Kota Surakarta.

Aktualisasi Ilmu

Menarik memang acara yang digelar para siswa dalam menyambut ulang tahun sekolah di Jalan Ahmad Yani No 370 tersebut.

Di balik kemeriahan, terungkap betapa para siswa SMPN 12 ternyata berkemampuan cukup membanggakan di bidang seni, olahraga, dan bidang lain.

Kepala Sekolah, Dra Sri Atmiyah Ami Sutrisno menyatakan, seluruh acara yang digelar merupakan bentuk aktualisasi para siswa dalam mengekspresikan ilmu yang mereka dapat dalam kegiatan ekstrakurikuler.

"Banyak memang kegiatan ekstrakurikuler di sini. Selain kepramukaan dan PMR, ada juga kesenian dan olahraga," papar dia.

Menurut dia, untuk kegiatan ekstrakurikuler sekolahnya tidak terlalu kesulitan mencari pembimbing.

Sebab, beberapa guru di sekolah tersebut juga berkemampuan di bidang kesenian dan olahraga.

"Sumber daya itu yang kami manfaatkan secara maksimal. Kami mengadakan beberapa kegiatan ekstrakurikuler untuk melatih minat dan bakat siswa. Hasilnya bisa dilihat dalam pementasan ini. Ternyata mereka juga cukup membanggakan," ujarnya.

Dia berharap kemampuan yang dimiliki para siswa itu agar bisa dikembangkan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

"Jadi tidak berhenti sampai di sini. Tetapi bagaimana yang sudah dimiliki itu bisa lebih dikembangkan. Harapannya, mereka tidak hanya memiliki bekal ilmu tapi juga keterampilan."(Wisnu Kisawa-42i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA