logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 5 April 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

COBLOSAN

Diminta Kawal Kotak Suara

JAKARTA- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Ketua MPR RI Amien Rais meminta masyarakat pemilih untuk tidak segera pulang ke rumah setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) pada 5 April, tetapi menunggu hingga penghitungan suara selesai.

Amien dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu kemarin, juga meminta masyarakat berperan aktif mencatat penghitungan suara di TPS dan mengawal kotak suara hingga ke kelurahan. "Di kelurahan, tulislah dengan rapi, dan kawal sampai ke tingkat kecamatan," pesannya.

Dia juga meminta masyarakat berdoa agar pemilu bisa berjalan dengan aman, adil, dan jujur. "Mohon kepada Allah SWT atau Tuhan kita, mudah-mudahan pemilu lancar, tidak curang," ujarnya.

Amien rencananya menggunakan hak pilihnya di TPS dekat kediamannya di Jalan Pandean Sari, Condong Catur, Yogyakarta. Dia akan terbang dari Jakarta ke Yogyakarta, Senin pagi. (ant-29j)

Aparat di TPS Ditambah

JAKARTA-Jumlah aparat kepolisian di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah DKI Jakarta akan ditambah menjadi 4 orang. Awalnya, di setiap TPS hanya akan ditempatkan 2 petugas. Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta M Taufik di Kantor KPU DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (4/4).

Menurut Taufik, Polda Metro Jaya akan menurunkan 12.000 personelnya. ''Mereka akan dilengkapi kendaraan roda dua dan empat untuk memudahkan mobilisasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di TPS sekitarnya. Koordinasi melalui Polres dan Polsek setempat,'' ujarnya.

Dikatakan, pertimbangan utama penambahan personel, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di TPS. Misalnya, kemungkinan adanya sekelompok warga yang mendatangi TPS dan memaksa agar diperbolehkan mencoblos, meski belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap.

Titik yang akan mendapat perhatian lebih di wilayah DKI Jakarta, kata Taufik, di antaranya Kecamatan Cakung dan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Menurut dia, di wilayah itu paling banyak terdapat kartu pemilih yang tidak dapat dibagikan, karena yang berhak telah pindah rumah atau mencoblos di kampung halamannya. Selanjutnya, kartu pemilih seperti itu akan ditarik dari Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) untuk diamankan. (dtc-64)

Capres PSI Sudah Final

SEMARANG-Pembahasan calon presiden di Partai Sarikat Indonesia (PSI) sudah final, dan mantan Menteri Perumahan Rakyat Siswono Yudohusodo merupakan satu-satunya capres PSI. Demikian keterangan Ermi Yusfa SE, caleg nomor urut 1 PSI untuk DPR-RI dari Daerah Pemilihan Jateng 10, meluruskan pemberitaan yang menyebutkan pembahasan capres PSI belum final (SM, 2/4). ''Keterangan saya ini mewakili DPP,'' ujarnya. (64*)

Minta Partisipasi Masyarakat

JAKARTA- Panwas Pemilu meminta segenap lapisan masyarakat dan saksi-saksi dari partai politik peserta pemilu untuk berpartisipasi mengamankan tempat pemungutan suara (TPS ) pada pencoblosan pada Senin (5/4). Ajakan ini disampaikan Wakil Ketua Panwas Pemilu Pusat Saut Hamonangan Sirait di gedung Panwas Pemilu Pusat Jakarta, Minggu kemarin.

Dia menjelaskan, Panwas memiliki keterbatasan dalam mengawasi TPS. Sebagai ilustrasi, di tingkat kecamatan hanya ada tiga petugas panwas.

Menurut pendapatnya, upaya paling signifikan untuk menekan kecurangan tergantung pada ketajaman pengawasan oleh masyarakat didampingi saksi-saksi dari partai-partai.(bn-87j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA