| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 2 April 2004 |
| Pemilu 2004 Mega Ajak Aksi Diam
PURWOKERTO- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri mengajak semua kader dan simpatisan untuk beraksi diam menghadapi kemungkinan serangan fajar menjelang pencoblosan pada 5 April. |
Pemilu 2004 Hari Tenang Mantapkan Dukungan BOROBUDUR- Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung meminta, selama hari tenang hendaknya dimanfaatkan untuk memantapan dukungan masyarakat. Dengan demikian, saat Pemilu 5 April mendatang memilih Partai Golkar. Dalam pertemuan dengan kader di Kabupaten Magelang, Rabu (31/3) malam, dia menekankan, Kelompok Karya (Pokkar) harus selalu siaga mendukung perolehan kemenangan Partai Golkar. |
|
| Pemilu 2004 Gus Dur: Ketua KPU Harus Mundur
KUDUS- KH Abdurrahman Wahid mengatakan, Ketua KPU Pusat Nazarudin Syamsudin harus secepatnya mundur karena kinerja lembaga tersebut amburadul. Salah satu contoh adalah ketersendatan distribusi logistik pemilu beberapa hari menjelang pelaksanaan pemilu. ''Seharusnya H-3 dari pelaksanaan coblosan semua keperluan harus sampai ke Panitia Pemungutan Suara (PPS), termasuk yang di luar negeri,'' ujar Gus Dur |
Pemilu 2004 Bila Tak Serentak PAN Akan Menuntut
SEMARANG- Pemilu 2004 semestinya dilakukan serempak di seluruh Indonesia pada 5 April. Apabila ada pemilu susulan, dikhawatirkan membawa pengaruh psikologis terhadap pemilih yang melaksanakan pemilu setelah hari itu. Karena itulah, Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak kepada KPU untuk menggelar pemilu sesuai dengan jadwal semula. Wakil Sekjen DPP PAN Alvin Lie Ling Piao menegaskan, partainya akan menuntut KPU baik secara hukum maupun secara politis. |
|
| Pemilu 2004 Parlemen Australia Puji Transparansi KPU JAKARTA- Parlemen Australia bersimpati pada pelaksanaan persiapan Pemilu 2004 di Indonesia. Mereka sangat memuji transparansi KPU dalam pelaksanaan persiapan Pemilu 2004. Diharapkan, Pemilu 2004 Indonesia bisa berjalan sukses. |
Pemilu 2004 Pedro: Jika Menang Berantas Korupsi SEMARANG - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah Soejatno Pedro HD menyatakan, jika partainya menang maka tak akan main-main dalam memberantas korupsi. Selain itu akan mengadakan regulasi secara komprehensif di bidang hukum, sehingga benar-benar tidak sulit dalam menindak para koruptor. |
|
| Pemilu 2004 Konvoi, 2 Simpatisan Golkar Kecelakaan
SLAWI- Kampanye hari terakhir di Kabupaten Tegal kemarin diwarnai kecelakaan yang menimpa dua simpatisan Partai Golkar saat mereka konvoi di jalan pedesaan. |
Pemilu 2004 PPD Targetkan Raih 7%-10% Suara JAKARTA- DPP Partai Persatuan Daerah (PPD) pada pemilu legislatif 5 April mendatang menargetkan perolehan suara 7%-10%. Perkiraan itu didasarkan pada besarnya sambutan massa pada setiap kampanye yang dihadiri Ketua Umum H Oesman Sapta Odang. |
|
| Pemilu 2004 Sempat Dilempari Batu "ALHAMDULILLAH, tiga minggu kampanye sudah terlewati dengan aman, lancar dan tanpa keributan," tutur KH Hanif Muslih Lc, semalam. Ketua DPW PKB Jateng itu, menuturkan, dibanding masa kampanye Pemilu 1999, kampanye kali ini lebih tertib dan kondusif. Dulu terjadi bentrok di beberapa daerah, karena anak-anak partai terpancing oleh ulah provokator. |
Pemilu 2004 Panwas Tunggu Laporan Masyarakat
SEMARANG- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwas Pemilu) Kota Semarang masih menunggu aduan dari masyarakat terkait dengan dugaan keterlibatan Camat Gayamsari, Bimbong Yogatama SH, dalam mobilisasi massa PDI-P pada kampanye Selasa (30/3) lalu. |
|
| Pemilu 2004 Wiranto: Istri Saya Suka "Darah" BERBAGAI cara dilakukan juru kampanye (jurkam) agar orasinya menarik perhatian massa kader dan simpatisan, seperti dengan hiburan dangdut, musik rock, melontarkan lawakan atau cerita humor, dan masih banyak lagi. Namun jurkam nasional dari Partai Golkar, H Wiranto, sedikit berbeda. |
Pemilu 2004 Partai Masih Tampilkan Simbol Selebriti SEMARANG- Kampanye Pemilu 2004 tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Partai politik masih berlomba menampilkan simbol-simbol selebriti dalam penetapan caleg ataupun bentuk kampanye yang mereka lakukan. |
|
| Pemilu 2004 Pendukung SBY Macetkan Jalur Ungaran UNGARAN- Kampanye putaran terakhir di Kabupaten Semarang membawa musibah. Seorang simpatisan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) patah tangannya. Sementara itu, ribuan pendukung SBY memacetkan arus lalu lintas Ungaran-Ambarawa. |
Pemilu 2004 Dari Biografi SBY (1) Sedih, Harus Pensiun dari TNI Lebih Cepat
BALAI Sudirman, Jakarta, Rabu (31/3) malam menjadi saksi pertemuan empat nama yang belakangan ini disebut-sebut sebagai calon presiden. Mereka adalah Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, dan mantan menko polkam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). |
|
| Pemilu 2004 Demokrasi PNS Oleh: A Zaini Bisri |
Pemilu 2004 Batal Orasi, Haz Temui Dua Tokoh Solo
SOLO- Ribuan pendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Solo kemarin kecewa. Sebab janji panitia untuk menghadirkan Hamzah Haz di tengah arena kampanye batal diwujudkan. Padahal pasukan pengaman presiden (paspampres) sempat melewati jalan Veteran, tidak jauh dari Alun-alun Kidul, lokasi pemusatan massa PPP Solo. |
|
| Pemilu 2004 PKP Belum Bicara soal Capres MAGELANG- Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia belum bicara soal capres. Partai yang berdiri dan bergerak serta dibangun dengan gotong royong ini mengutamakan kepentingan bangsa. |
Pemilu 2004 Suara Pekerja Belum Dilirik SEMARANG- Potensi suara pekerja di beberapa daerah pemilihan (DP) Kota Semarang ditengarai relatif tinggi. Berdasarkan catatan Forum Peduli Pemilu Serikat Pekerja Kota Semarang, dari sekitar 125.000 pemilih di DP VI Semarang yang meliputi Mijen, Ngaliyan, dan Tugu, terdapat lebih dari 25.000 pekerja. |
|
| Pemilu 2004 "Orang Idealis Mulai Terjebak Cukong" SEMARANG - Pola-pola yang dipakai politikus selama masa kampanye Pemilu 2004 dipandang tidak jauh berbeda dari pemilu sebelumnya. Nafsu kekuasaan masih lebih dominan daripada melakukan upaya pencerdasan bangsa. |
Pemilu 2004 Mundur jika Tak Mampu BAGI pria bernama Ir Didiek Hardiana Prasetyo, dirinya siap mengundurkan diri jika setelah terpilih menjadi anggota DPR RI tak mampu melaksanakan kewajibannya menjembatani keinginan masyarakat dan pemerintah. |
|
| Pemilu 2004 Poster dan Spanduk Kampanye Pemilu (2-Habis) Melahirkan Pencitraan Akurat Itu Butuh Biaya Mahal
DARA Cahaya (3) suatu siang dalam gendongan ibunya yang menyaksikan pawai simpatisan PDI-P memperdengarkan suara cadelnya, "Blos encong utih mor lapang eyas." Ibunya tertawa, juga beberapa orang di sekitarnya yang ikut berderet menyaksikan pawai. |
Pemilu 2004 COBLOSAN Pemantau Pemilu DiasuransikanUNGARAN- Anggota pemantau pemilu Sub-Simpul Semarang yang dikoordinasi oleh Universitas Darul Ulum Islam Sudirman (Undaris) diasuransikan selama mereka melaksanakan tugas. Undaris yang dipercaya oleh Undip Semarang sebagai koordinator induk, akan menurunkan 280 mahasiswanya ke wilayah Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang dan seluruh wilayah Kabupaten Semarang. |
|