| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 2 April 2004 |
|
Prancis Gagal Cetak Rekor Dunia
ROTTERDAM - Prancis gagal mencetak rekor dunia dengan mencatat 15 kemenangan beruntun, setelah mereka ditahan 0-0 tuan rumah Belanda dalam pertandingan persahabatan di Rotterdam, Kamis dini hari WIB kemarin. |
"Jerman Perlu Naikkan Persneling"
COLOGNE - Pelatih tim nasional (timnas) Jerman Rudi Voeller pantas meraih kemenangan 3-0 atas Belgia pada pertandingan persahabatan di Cologne, Kamis dini hari WIB kemarin, tetapi penampilan Michael Ballack dan kawan-kawan perlu di-tingkatkan sebelum Euro 2004 digelar di Portugal. |
|
|
Van Nistelrooy Puji Trio Prancis di Arsenal
LONDON - Ruud van Nistelrooy memang absen dalam pertandingan persahabatan Belanda melawan Prancis, Kamis dini hari WIB kemarin, namun dia menegaskan lututnya yang cedera sudah fit untuk partai semifinal Piala FA antara Manchester United (MU) dan Arsenal, Sabtu besok. |
Bank Capitalia Selamatkan Roma
ROMA - Bank Capitalia Italia menandatangani kesepakatan, kemarin, untuk mengucurkan dana segar ke AS Roma dan membantu klub Seri A Liga Italia yang dililit utang itu selamat dari kebangkrutan. Kesepakatan itu membuat bank terbesar keempat Italia ini menguasai 49% saham perusahaan yang dimiliki Presiden AS Roma Francesco Sensi. |
|
|
Venezuela Cemerlang, Brasil Imbang
MONTEVIDEO - Venezuela membuat kejutan pada pertandingan Pra-Piala Dunia (PPD) 2006 Zona Amerika Selatan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas tuan rumah Uruguay di Montevideo, kemarin. Ini kemenangan yang sungguh di luar dugaan. |
Organisasi Pertahanan Kurang Solid
SEMARANG- Pelatih PSIS Cornelis Soetadi belum puas dengan hasil yang dicapai Sasi Kirono cs dalam pertandingan uji coba melawan Persijap Jepara di Stadion Kamal Junaidi, Rabu lalu. Meski menang 3-1, masih ada beberapa kelemahan dan kekurangan yang perlu dibenahi, khususnya pada lini belakang dan tengah. Organisasi pertahanan dinilai masih kacau. |
|
|
Ashadi Tetap Tangani Puslat
SEMARANG - Manajer Tim Puslat PSIS Suka Adi Satya tidak akan mencari pengganti pelatih Ashadi yang saat ini juga menangani PSIS Yunior. Jabatan rangkap tersebut untuk sementara tidak dipermasalahkannya, sebab pemain yang ditangani dalam dua tim tersebut hampir sama. |
Badai Pasir Tantangan di GP Bahrain
MANAMA-Para pembalap Formula 1 akan mendapatkan tantangan baru di GP Bahrain, yang latihan resminya dimulai hari ini. Balapannya bakal dilakukan Minggu lusa. Bukan hanya panas, badai pasir pun siap menjadi ancaman bagi para pembalap yang akan menjelajahi sirkuit Sakhir. |
|
|
Kalahkan Tim PON, Bonus Diklat Salatiga Rp 3 Juta
SALATIGA- Tim PON Jateng dan kesebelasan Diklat Salatiga mempunyai misi sama, yaitu mengangkat nama Jawa Tengah. Keduanya, Rabu (31/3) lalu beruji coba di Stadion Abu Bakrin Magelang. |
Ginobili Cemerlang
NEW YORK- Manu Ginobili mencetak 29 poin dalam tempo 26 menit. Rekannya, Tim Duncan menambah 19 angka saat membawa juara bertahan Spurs mengalahkan Sacramento Kings 107-89 dalam lanjutan kompetisi NBA di San Antonio, Kamis kemarin WIB. |
|
|
Luluk/Alven Kalahkan Fu Haifeng/Cai Yun
JAKARTA-Ganda putra Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto akhirnya mampu mengalahkan pasangan China, Fu Haifeng/Cai Yun. Pada empat pertemuan sebelumnya mereka selalu kalah. Situs panitia mengabarkan, Luluk/Alven mengalahkan unggulan kedua tersebut dengan skor 15-11, 7-15, 17-14 pada babak kedua turnamen berbintang lima itu. |
''Lebih Baik Dibanding saat Lawan Arab Saudi''
ASHGABAT- Karena hari ini para pemain timnas masih berada di Ashgabat untuk menunggu pesawat yang membawa mereka pulang, pelatih Ivan Kolev merencanakan untuk menggelar latihan pada pagi hari. Dia sudah meminta Federasi Sepak Bola Turkmenistan untuk bisa meminjami lapangan Stadion Olimpiade. |
|
|
Kabar dari Turkmenistan (4) Pelacuran di Ashgabat, Sekali Kencan Dua WTS
KOTA Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, tentu merupakan kota terbesar di negara yang berdiri pada 1991 itu. Namun jika dibandingkan dengan Semarang misalnya, jauh lebih kecil. Perbandingan yang agak sepadan adalah dengan Purwodadi atau Wonosobo. |
Venus Gagal ke Semifinal
MIAMI-Pertandingan antarsesama Williams di partai final gagal terwujud. Pasalnya, Venus Williams tersingkir setelah dikalahkan Elena Dementieva. Dalam partai perempat final ini, Dementieva bermain cantik. Dia memaksa kakak Serena untuk bertarung ekstra keras. Alhasil, Venus mengalami ketegangan otot kaki kanannya pada set kedua. |
|