logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Jumat, 2 April 2004 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin

BERITA UTAMA

Sindikat Pemalsu Uang Diringkus
  • Sudah Beredar Rp 400 Juta

SEMARANG- Sindikat pembuat dan pengedar uang palsu yang beroperasi lintaskota dibongkar jajaran reserse kriminal Polda Jateng, Rabu (31/3) malam. Selain menangkap tujuh tersangka, polisi yang berintikan Tim Unit Resmob Polda juga menyita barang bukti uang palsu pecahan Rp 50.000 senilai puluhan juta rupiah dan berbagai alat pencetakan uang.

pembatas Masa Tenang Dimulai
  • KPU Tindak Tegas yang Masih Kampanye

JAKARTA-Setelah sebelumnya, sejak 11 Maret hingga 1 April, gegap gempita kampanye digelar 24 parpol dan calon anggota DPD peserta Pemilu 2004, mulai hari ini (2/4) berakhir karena memasuki masa tenang yang akan berlangsung hingga 4 April.

pembatas
Analisis
Ketenangan untuk Rakyat

HARI ini, 2 April 2004, adalah hari pertama masa tenang setelah berakhirnya masa kampanye Pemilu 2004. Pada hari ini pula seharusnya telah dimulai usaha-usaha pembersihan tanda-tanda gambar partai politik yang sebelumnya disebarluaskan secara massal di seantero Indonesia, sehingga barang-barang tersebut tidak ada lagi pada saat hari pemungutan suara.

pembatas Siap Dampingi Amien

MENTERI Perhubungan Agum Gumelar menyatakan, siap mengabdi pada bangsa, baik di dalam ataupun di luar kabinet, termasuk kemungkinan mendampingi Amien Rais sebagai cawapresnya. Hal itu dikatakan Agum dalam dialog publik "Membangun Visi Kepemimpinan Masa Depan Indonesia" di PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Jakpus, Kamis (1/4).

pembatas
Belajar Memalsu secara Autodidak

CAHYO Widodo bukan orang baru dalam dunia pemalsuan uang. Jauh sebelum ini, jebolan sebuah perguruan tinggi negeri di Solo itu juga pernah berurusan dengan polisi dalam kasus serupa. Meski pernah dipenjara, tampaknya dia tidak kapok. Lelaki itu mengaku belajar memalsu uang secara autodidak.

pembatas Indonesia Harus Diselamatkan

SEMARANG-Mantan Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, ada dua agenda besar yang perlu dijalankan bersama, yakni Indonesia sebagai negara kebangsaan yang harus dibangun dan diselamatkan, serta membangun kembali RI di bidang poleksosbudhankam, Hukum, dan hak asasi manusia.

pembatas
KPU, Berpacu dengan Logistik (2-Habis)
Kejar Terus Percetakan dan Distribusi

PERTANYAAN yang mencuat sekarang, apa yang dilakukan semua staf dan karyawan KPU Pusat tiga hari menjelang pencoblosan. Syafriadi yang mewakili suara para karyawan KPU Pusat mengungkapkan, yang dilakukan KPU Pusat sekarang adalah memantau tahap pencetakan surat suara detik per detik, pengadaan tinta sidik jari, pendistribusian kotak suara, dan tahap-tahap distribusi semua kebutuhan logistik tersebut.

pembatas Jumlah Pemilih Belum Terdaftar Kurang dari 0,5%

JAKARTA-Badan Pusat Statistik (BPS) mengakui, adanya sejumlah pemilih yang belum terdaftar dalam Pemilu 2004. Namun diperkirakan jumlahnya tidak sampai setengah persen dari jumlah pemilih yang mencapai 146 juta orang, berdasarkan data per 10 Januari 2004. "Kami tidak menutup mata dari 200 juta penduduk, pasti ada yang ketinggalan (tidak terdaftar), tapi tidak sampai ratusan ribu," kata Kepala BPS Soedarti Surbakti dalam keterangan pers di kantornya, Jalan Dr Sutomo Jakarta Pusat, Kamis (1/4).

pembatas
Guru Bantu Dukung Budi Santoso

SEMARANG- Guru bantu berharap pemerintah lebih memperhatikan lagi nasib dan kesejahteraan mereka. Meski sudah ada perhatian dari Pemerintah Kota, namun para guru bantu yang adi di Semarang, merasa ada aturan menyangkut mereka yang semestinya direvisi, yakni PP 11/2002, yang di dalamnya ada pembatasan usia penerimaan CPNS.

pembatas Modal Habis, Texmaco Tutup Total

PEMALANG-Pabrik tekstil terbesar di Pemalang, PT Texmaco Jaya, tutup total setelah beberapa tahun ini mengurangi karyawannya. Penutupan dilakukan karena suplai modal dari pusat terhenti. Namun, karyawan masih tetap dibayar 50% dari gaji sambil menunggu keputusan tetap.

pembatas
"Gunakan Hak Pilih Sesuai Nurani"

  • Gubernur Terima Kartu Pemilih

SEMARANG-Hingga kampanye hari terakhir, kemarin, pelaksanaan tahapan Pemilu 2004 berjalan relatif lancar dan aman. Gubernur Jateng H Mardiyanto menyatakan, kalau ada kekurangan masih dalam batas wajar dibandingkan dengan besarnya jumlah penduduk di Jateng.

pembatas DPRD Perlu Tetapkan Kriteria Calon KPID

SEMARANG- DPRD Jateng perlu segera menetapkan kriteria orang-orang yang akan menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng. Sebab dengan penetapan kriteria itu, maka Gubernur Mardiyanto dapat memfasilitasi pembentukan KPID Jateng.

pembatas
Pengacara Persoalkan Borgol Gunawan

JAKARTA- Sidang kasus pembunuhan bos PT Asaba Boedyharto Angsono yang tidak dihadiri terdakwa Gunawan Santoso, kemarin tetap berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dalam sidang tersebut, tim pengacara Gunawan yang diketuai Alamsyah Hanafiah SH mempersoalkan borgol yang masih membelenggu klien mereka.

pembatas Tabrakan Karambol, Dua Tewas

SLAWI - Di tengah hiruk-pikuk keramaian hari terakhir kampanye, warga di Jalan Raya Talang, Kabupaten Tegal, sekitar pukul 09.00 kemarin, dikejutkan oleh tabrakan karambol lima kendaraan roda dua dan roda empat berbagai jenis. Akibatnya, tiga orang luka berat.

pembatas
WN Malaysia yang Ditahan di Indonesia Kecewa pada JI

KUALA LUMPUR - Jaringan TV3, sebuah stasiun televisi Malaysia, akan menyiarkan pengakuan empat tersangka anggota Jamaah Islamiah (JI) yang kini ditahan di Indonesia. Penayangan pengakuan keempat anggota JI itu - semuanya warga negara Malaysia - belum-belum sudah menuai kritik dari kelompok-kelompok HAM, yang menuding langkah tersebut dapat merusak proses perkara hukum mereka.

pembatas Empat Terdakwa Cabut Sebagian BAP
  • Sidang Lanjutan Kasus Bom Sri Rejeki

SEMARANG-Setelah Imron alias Mustofa mencabut sebagian berita acara pemeriksaan (BAP) saat menjadi saksi kasus Bom Sri Rejeki, kini empat terdakwa melakukan hal yang sama. Alasannya, keterangan yang ditulis dalam BAP itu hampir sebagian besar dibuat di bawah tekanan penyidik, sehingga jawaban yang diberikan asal-asalan.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA