logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 2 April 2004 Sala  
Line

Diakhiri Mogleng-mogleng di Jalan

KOTA- Hari terakhir kampanye putaran keempat, kemarin, kembali diwarnai asap kendaraan bermotor. Massa lima partai yang mendapat jadwal kampanye memilih mogleng-mogleng di jalanan dengan sepeda motor dan mobil ketimbang mendengarkan pidato politik di tempat terbuka.

Meski ribuan kendaraan yang ditumpangi massa berbeda partai berlalu lalang di jalanan, tidak terjadi insiden. Tak pelak, kemacetan lalu lintas pun terjadi di beberapa persimpangan jalan.

Lima partai yang berkampanye adalah PNI Marhaenisme, Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Merdeka, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kader PNI Marhaenisme berbondong-bondong memenuhi depan kanopi Stadion Manahan untuk mendengarkan pidato politik Ketua Umum Sukmawati Sukarnoputri. Ribuan kader dan simpatisan dari wilayah Surakarta memadati tempat itu. Mereka datang dengan sepeda motor, truk, sepur kelinci, dan becak.

Tak jauh dari Manahan, PBSD menggelar kampanye di Lapangan Kotabarat. Di tempat itu para buruh yang menjadi kader dan pendukung partai mendengar pidato calon anggota DPR, Seno Adjie. Sama seperti massa PNI di Stadion Manahan, pendukung PBSD juga memilih mogleng-mogleng di jalanan daripada mendengarkan pidato. Meski di lokasi kampanye masing-masing juga ditampilkan pementasan musik dengan sejumlah penyanyi lokal, massa lebih bersemangat turun ke jalanan.

Juru kampanye setiap partai agaknya mengetahui keinginan pendukung masing-masing. Mereka pun berbicara secara singkat dan mengakhiri pidato dengan meneriakkan yel-yel.

Hal serupa berlangsung dalam kampanye PPP di Alun-alun Kidul Keraton Surakarta. Hamzah Haz batal tampil di panggung. Karena itulah, pendukung dan kader partai berlambang Kakbah itu melampiaskan kekecewaan mereka di jalanan. Mereka menggeber motor masing-masing menelusuri jalan di Solo untuk berkeliling kota.

PBB dan Partai Merdeka tak ketinggalan. PBB berkampanye di Lapangan Banyuanyar dengan menampilkan sejumlah juru kampanye. Adapun Partai Merdeka mengadakan pidato politik di Lapangan Karangasem. Partai Merdeka menampilkan juru kampanye lokal dan Jawa Tengah. Seusai mengikuti kampanye terbuka, massa kedua partai itu berkonvoi kendaraan bermotor di jalan-jalan. (sri,G11,G13,G18-80g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA