logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 2 April 2004 Liputan Pemilu 2004  
Line

COBLOSAN

Pemantau Pemilu Diasuransikan

UNGARAN- Anggota pemantau pemilu Sub-Simpul Semarang yang dikoordinasi oleh Universitas Darul Ulum Islam Sudirman (Undaris) diasuransikan selama mereka melaksanakan tugas. Undaris yang dipercaya oleh Undip Semarang sebagai koordinator induk, akan menurunkan 280 mahasiswanya ke wilayah Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang dan seluruh wilayah Kabupaten Semarang.

"Kegiatan pemantauan ini melibatkan mahasiswa yang sedang menjalani kuliah kerja nyata (KKN). Mereka sebelumnya sudah menyosialisasikan pemilu hingga ke tingkat RT-RW di beberapa desa wilayah Kabupaten Semarang," kata Ketua Pusat Penelitian Undaris Ir Hartopo MT yang menjadi koordinator pemantauan. "Selama menjadi pemantau, para mahasiswa kami asuransikan," jelasnya.

Pemantauan oleh tim Undaris akan dilaksanakan pada hari pencoblosan di 100 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Gunungpati dan pemantauan penghitungan suara di 40 TPS di Kabupaten Semarang. Sebelum menjalankan tugasnya sebagai pemantau, para mahasiswa tersebut akan menerima pembekalan dari tenaga ahli, yakni Dr Ir Wayan Sukarya MS (Undip), Drs Abdul Karim dan Ir Hartopo MT (Undaris). Pembekalan pada Sabtu (3/3) besok di kampus Undaris Ungaran..(F3-78j)

Pencalonan Siswono Belum Final

JAKARTA - Pencalonan Siswono Yudhohusodo sebagai presiden oleh Partai Sarikat Indonesia (PSI) ternyata masih belum final dan ada kemungkinan muncul nama-nama lain, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai alternatif capres dari parpol peserta Pemilu 2004 dengan nomor urut 22 itu.

Ketika ditemui usai menghadiri kampanye putaran terakhir PSI di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis kemarin, Ketua Umum PSI, Rahardjo Tjakraningrat, mengatakan bahwa kendati PSI sudah mencalonkan Siswono, namun masih harus dikukuhkan di Mukernas PSI pada Mei mendatang.

"Kita akan pertahankan Pak Siswono, namun itu tergantung aspirasi dari bawah. Itu perlu pengukuhan di Mukernas. Kalau aspirasinya minta SBY (Susilo Bambang Yudhoyono - Red), bagaimana. Kita juga tidak tahu," kata Rahardjo. (ant-29)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA