
| Jumat, 2 April 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Mundur jika Tak MampuBAGI pria bernama Ir Didiek Hardiana Prasetyo, dirinya siap mengundurkan diri jika setelah terpilih menjadi anggota DPR RI tak mampu melaksanakan kewajibannya menjembatani keinginan masyarakat dan pemerintah. "Kalau saya tidak mampu melaksanakan kewajiban sebagai anggota DPR RI jika terpilih dalam pemilu nanti, saya siap mundur dari Senayan. Kenapa harus malu?" tuturnya. Pria bertubuh tinggi besar, juga caleg PDI-P untuk DPR RI dari Dapil I Jateng ini menyatakan tekadnya tersebut sebagai bentuk konsekuensi jabatan yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Sang Pencipta. Pengelola bisnis biro perjalanan milik keluarga ini pun menyatakan dirinya tak berambisi untuk duduk di Senayan. Sebab, dia tidak memiliki banyak kelebihan agar bisa memperoleh banyak suara. "Semua saya serahkan pada masyarakat. Kalau mereka mempercayakan saya untuk menduduki jabatan itu, saya akan mempertanggungjawabkan itu," jelasnya. Didiek yang juga Sekretaris Yayasan dan Pengajian Qolbun Salim itu, selama ini telah mencurahkan semua baktinya untuk kemajuan partai berlambang banteng bermoncong putih. Pria kelahiran Solo, 9 Agustus 1960 itu juga menyayangkan hujatan yang ditujukan kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. "Kenapa yang berhasil dilakukan Megawati tak pernah diangkat. Masyarakat bisa menilai, dalam kepemimpinannnya banyak perubahan yang terjadi demi kemajuan bangsa," tandasnya.(H2-78i) |