
| Jumat, 2 April 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Mega Ajak Aksi Diam
PURWOKERTO- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri mengajak semua kader dan simpatisan untuk beraksi diam menghadapi kemungkinan serangan fajar menjelang pencoblosan pada 5 April. Ajakan tersebut disampaikan di hadapan ratusan ribu pendukung moncong putih yang memadati Stadion Satria Purwokerto dalam kampanye putaran terakhir untuk Daerah Pemilihan (DP) VIII meliputi Banyumas-Cilacap, kemarin. Megawati datang pukul 10.45 menggunakan helikopter. Dalam kampanye di Purwokerto itu, dia tampil sebagai juru kampanye (jurkam) utama. Sebab, tidak ada orasi jurkam/caleg PDI-P lainnya. Dari Purwokerto dia terbang menuju ke Grobogan dan Kota Surabaya untuk melakukan hal serupa. ''Setelah hari ini (saat hari tenang) semua kader dan simpatisan PDI-P harus siaga menghadapi serangan fajar. Namanya serangan fajar, seperti masa-masa yang lalu masih ada,'' ungkap Megawati sambil menanyakan kesanggupan massanya. Menghadapi serangan fajar dari partai lain, ujar Megawati, warganya diimbau untuk beraksi diam. Bentuknya, saat ada yang menawarkan sesuatu atau berusaha memengaruhi dirinya untuk beralih pilihan, tidak perlu menanggapi. Ketika berkampanye di Grobogan, Megawati menyatakan jika pada 5 April perolehan suara PDI-P tidak naik maka sebagai presiden, dirinya akan mengalami kesulitan. ''Karena jika bertemu dengan DPR, bahwa yang namanya PDI-P jeblok, saya merasa tidak mendapatkan dukungan yang cukup kuat. Mau tidak saudara-saudara menaikkan suara pada 5 April nanti,'' kata Megawati disambut antusias massa pendukungnya yang memadati Lapangan Sulursari, Gabus, Grobogan, kemarin. Menurutnya, PDI-P Grobogan pada Pemilu 1999 mampu meraih 19 kursi. Dia menegaskan, Pemilu 2004 ini suara partainya harus bisa bertambah. Di Surabaya Saat kampanye pamungkas PDI-P yang dipusatkan di Kota Surabaya, Mega menyatakan optimistis bahwa partainya mampu merengkuh kemenangan pada perhelatan demokrasi rakyat 2004 ini. Kemenangan PDI-P pada Pemilu 1999 akan terulang pada pemilu kali ini. ''Saya sangat yakin, melihat kampanye PDI-P yang selalu dipenuhi para kader dan simpatisan yang membeludak. Saya yakin, seperti Pemilu 1999 PDI-P bisa meraih kemenangan," tegas Mega di hadapan ribuan pendukung PDI-P di Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, kemarin petang. Orang pertama di PDI-P itu menyampaikan orasi politik lebih kurang 10 menit pada kampanye pamungkas yang dipusatkan di Kota Surabaya. (G22,H3,G14,bd-78j) |