
| Jumat, 2 April 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Sarjuni Minimal Baca Buku 200 Halaman/ HariSEMARANG - Sarjuni SAg, dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Unissula termasuk salah satu di antara peserta program pascasarjana (S2) Ilmu Filsafat UGM Yogyakarta yang tekun. Metode belajarnya tergolong unik, baik dengan membaca buku di perpustakaan maupun di tempat kos. Minimal tiap hari membaca buku hingga 200 halaman. Ternyata upaya dia dalam meraih S2 bisa diselesaikan dengan baik, yakni mengambil tesis berjudul: Konsepsi Historisitas dalam Filsafat Muhammad Baqir Ash-Shadr. Empatpuluh enam SKS dengan 20 mata kuliah, semuanya bernilai A, serta IP-nya rata-rata 4,00, sehingga memperoleh gelar Magister Humaniora (MHum), yang diwisuda bersama wisudawan lainnya oleh Rektor UGM Prof Dr Sofian Effendi MPIA, baru-baru ini. Lelaki kelahiran 23 Juni 1969 beristri Ny Yayuk Sri Hartati SAg dengan dua anak itu, tinggal di Jalan Mugas Dalam 5 Semarang. "Saya harus semakin tabah dalam menghadapi cobaan. Sewaktu kuliah, pada semester III dan IV, bertemu dengan istri dan anak hanya sekali sebulan. Namun alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan," kata Sarjuni yang kini lebih berkonsentrasi melanjutkan program doktor (S3) Ilmu Filsafat, juga di UGM. Tesis yang diambilnya, berkisah tentang Muhammad Baqir Ash-Shadr, salah seorang tokoh oposisi Partai Baath di Irak yang merupakan tokoh Syiah. Namun pemikirannya berpengaruh juga di kalangan Islam Sunni. (C25-45) |