
| Jumat, 2 April 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Massa Berjoget di Jalan
Jalur Utama Buaran MacetPEKALONGAN - Kampanye terakhir PPP di Kota dan Kabupaten Pekalongan kemarin diwarnai dengan aksi blokade di pertigaan Jalan Raya Buaran, Pekalongan Selatan. Akibatnya, jalan raya Buaran macet dan kendaraan umum dari selatan harus dialihkan ke perkampungan. Sekitar pukul 15.30 sebagian massa PPP Kota Pekalongan yang berkonvoi ke arah selatan sepulang dari kampanye di Lapangan Krapyak Lor menghentikan kendaraanya di pertigaan Buaran. Massa yang sebagian besar mukanya dicat hijau itu menari-nari diiringi raungan mesin motor yang gasnya digeber-geber. Jalur raya itu pun berubah menjadi arena pesta, massa PPP berjoget sambil mengibar-ngibarkan bendera parpol diiringi suara knalpot yang memekakkan telinga. Semakin sore massa terus bertambah, sehingga jalur itu pun macet total. Di Kabupaten Kampanye terbuka di Kabupaten Pekalongan yang dipusatkan di Lapangan Paesan Kedungwuni menampilkan jurkam nasional dan provinsi yaitu Juhad Mahja, HM Endro S, H Mawardi, Drs HA Mustain Huda, KH Abdurrohman Thobari, dan lain-lain. Juhad Mahya dalam orasinya menjanjikan pendidikan murah bagi masyarakat jika nanti menang. Dia juga mengkritik perilaku sebagian pejabat yang makin jauh dari nilai moralitas dan lekat dengan korupsi. Jurkam lain yaitu HM Endro S meminta agar kader PPP kalau bisa tidak menerima jika ditawari uang atau barang apa pun oleh partai lain. Namun, jika tidak bisa, uangnya bisa diterima, tapi jangan sampai menjual keyakinan. "Nek boten wani nolak (kalau tidak berani menolak-Ted), terima uangnya tapi jangan ubah keyakinan untuk tetap milih PPP," tegasnya. (G16,A15-17e) |