
| Jumat, 26 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
COBLOSANKPU Selenggarakan Debat Partai JAKARTA - Dalam rangka pendidikan politik sehubungan dengan pelaksanaan Pemilu 2004, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan acara debat antarpartai politik. Debat tersebut akan disiarkan semua stasiun televisi, 27 Maret - 1 April mendatang. Hal itu dikatakan Kepala Humas KPU Lukmansyah di Media Center KPU, Kamis (25/03). Untuk maksud itu, KPU mengundang setiap partai politik untuk ikut serta dalam rangkaian acara debat sebanyak 6 episode itu. Setiap episoode memakan waktu 90 menit dengan 4 perwakilan partai politik. Lukman menjelaskan, dalam acara debat ini, wakil partai politik dipersilakan tampil mempresentasikan keunggulan partainya, platform yang mereka usung, atau isu-isu yang menurut partai bersangkutan penting untuk diangkat, lengkap dengan solusi yang ditawarkan. (bn-88n) Belum Bisa Putuskan Partai PilihanJAKARTA- Pemilu 5 April 2004 untuk memilih anggota legislator tinggal 11 hari lagi. Namun, masih banyak anggota masyarakat yang belum bisa memutuskan untuk memilih satu dari 24 partai politik peserta pemilu. Hal itu diungkapkan Rahadi T Wiratama saat mempresentasikan hasil survei dari Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) di kantor LP3ES, Kamis (25/3). Hasil survei pada 5-18 Maret itu menunjukkan, lebih dari separo responden (1.459) menyatakan belum bisa memutuskan partai mana yang akan mereka pilih. Kondisi ini, ungkap Rahadi, cukup menarik mengingat survei itu dilakukan dalam masa kampanye. ''Meski banyak anggota masyarakat yang belum menentukan pilihan, sebagian responden menyebutkan nama Partai Golkar sebagai partai yang akan mereka pilih.'' (bu-88j) PKB Janjikan Berantas KorupsiBATANG- Ribuan massa PKB kemarin melakukan kampanye di Kabupaten Batang. Juru kampanye pusat Prof DR Alwi Sihab yang tampil di atas panggung mendapat sambutan meriah dari laskar PKB. Alwi kali pertama menggembleng massa di lapangan Waerungasem. Siang harinya menjumpai kadernya di lapangan Kadilangu, Kauman Batang. Dalam orasi politiknya, mantan Menlu di era Presiden Abdurahman Wahid itu menyampiakan isu korupsi yang akan diberantas jika PKB menang dalam Pemilu nanti. ''Selain itu peningkatan kesehatan serta pendidikan akan menjadi tujuan utama PKB. Semuanya dilakukan untuk menyejahteraan masyarakat,'' ujar Alwi. Selesai acara kampanye, massa PKB dengan membawa bendera melakukan konvoi. Untuk menertibkan massa PKB, itu Satgas Balab terjun langsung di tiap perempatan jalan. Begitu ada yang keluar jalur, langsung diperintahkan kembali ke formasi semula. (ar-83) |