
| Jumat, 26 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Parpol Kehabisan "Amunisi''SEMARANG- Memasuki putaran ke-3 masa kampanye, partai politik di Kota Semarang tampaknya mulai kehabisan ''amunisi''. Dari lima partai politik yang dijadwalkan kampanye, Jumat ini (26/3), hanya dua partai yang memanfaatkan kesempatan, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI). Adapun tiga partai politik lainnya memilih tiarap, yakni Partai Penegak Demokrasi Indonesia (Partai PDI), Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB), dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Berdasarkan jadwal kampanye yang diterima semalam, PKB akan melakukan kampanye di balai Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang. Pertemuan terbatas ini menghadirkan juru kampanye nasional Ali Arifin. Acara mulai pukul 13.00. Adapun PPNUI, meski mendapatkan kesempatan kampanye terbuka, partai politik tersebut memilih melakukan bakti sosial. Parpol dengan nomor urut 12 ini melakukan pengobatan gratis di dua tempat. Pukul 08.00-11.30 di YYS Tambakrejo, Gayamsari. Selanjutnya usai Salat Jumat mulai pukul 14.00 melakukan pengobatan gratis di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati. Tiga partai politik yang tidak memanfaatkan jadwal kampanye, di antaranya mengaku kehabisan ''amunisi'' kampanye. Partai politik seperti Partai PDI, Partai PIB, dan PKPB lebih memilih menyimpan energi pada putaran terakhir nanti. Ketiga partai itu kembali akan melakukan kampanye pada 31 Maret, sekaligus melakukan kampanye terakhir. Ketua DPC Partai PDI Sugiyato menjelaskan, jadwal kampanye hari ini sengaja dikosongkan. ''Untuk persiapan kampanye 31 Maret mendatang,'' kata dia. Menurut pengurus DPC PKPB Bambang S, partainya pada putaran ketiga ini memilih tiarap demi persiapan kampanye putaran terakhir nanti. Sementara itu sekretaris DPC Partai PIB Dwi Nuryani mengatakan, partainya memusatkan persiapan kampanye di Plalangan Gunungpati pada 31 Maret. (G17-83) |