logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 26 Maret 2004 Olahraga  
Line

Beckham: Jangan Pernah Coret Real

MADRID - David Beckham menyerang balik kritik terhadap Real Madrid, setelah timnya menang 4-2 atas tamunya, Monaco pada pertandingan pertama perempat final Liga Champions Eropa dan menegaskan mereka telah menghilangkan hal-hal buruk dari tim.

Real yang mengincar gelar juara Eropa ke-10, menyambut pertandingan Kamis dini hari WIB kemarin untuk membalikkan kegagalan dalam final Piala Raja Spanyol dan kekalahan 2-4 dari Athletic Bilbao yang membuat keunggulan mereka terpotong dan kini tinggal berselisih satu poin dengan peringkat kedua Valencia di Divisi Liga I Spanyol.

Melawan Monaco, anak-anak asuhan Carlos Queiroz harus berjuang mengatasi ketinggalan satu gol sebelum memenangi pertandingan usai turun minum.

Monaco memimpin berkat gol bek Sebastien Squillaci pada menit ke-43. Namun El Real membalas empat gol sekaligus lewat Ivan Helguera pada menit ke-51, Zinedine Zidane (70), Luis Figo (77) dan Ronaldo (81).

Tim tamu lalu menipiskan kekalahan melalui gol bekas striker Real Fernando Morientes pada menit ke-83.

"Ada banyak tekanan atas kekalahan kami dan kemudian keunggulan kami terpotong hanya menjadi satu angka," kata kapten Inggris itu.

"Saya pikir, di babak pertama kami masih terpengaruh kekalahan pada Sabtu lalu, tetapi di paro kedua kami menekan dan menghasilkan banyak gol," imbuhnya.

Di tengah masalah-masalah terbaru mereka, Beckham yakin mereka mampu menemukan kembali penampilan terbaik. "Jangan pernah coret Real!" tegasnya.

Dia juga memuji kontribusi Ronaldo yang mencetak gol tatkala kali pertama bertanding setelah absen dalam empat pertandingan terakhir lantaran cedera. "Dia salah satu striker terbaik dunia. Dia kembali membuktikan itu malam ini."

Kegembiraan Beckham atas kemenangan itu diwarnai dengan satu kartu kuning yang membuatnya absen pada pertandingan kedua di Monaco, 7 April mendatang.

Belum Tertutup

Didier Deschamps, pelatih Monaco, mengakui timnya tak mampu meredam superioritas Real, khususnya di babak kedua. Namun bekas pemain top Prancis ini belum mau menyerah.

"Peluang kami untuk menembus semifinal belum tertutup. Akan tetapi kami harus berjuang lebih keras pada pertemuan kedua nanti," ungkap Deschamps yang pernah sukses ketika menjadi pemain bersama Olympique Marseille dan Juventus.

Monaco hanya butuh menang 2-0 untuk memupus harapan pasukan Queiroz. Namun untuk mewujudkan hal itu bukan hal mudah. Apalagi klub raksasa Spanyol ini dikenal bermental baja jika tampil di Champions League.

"Apa pun bisa terjadi. Kami harus tegaskan, kami belum aman," tutur Queiroz yang tetap dihantui masalah di jantung pertahanan. (rtr,A7-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA