
| Jumat, 26 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Kepribadian Ikut Tentukan KarierSEMARANG- Kemajuan karier tak bisa diraih dengan hanya mengandalkan kepandaian. Namun, juga dipengaruhi oleh sikap dan kepribadian seseorang. Hal ini diungkapkan oleh Pimpinan Yayasan Pendidikan Internasional (YPI) Bonita D Sampurno di depan 25 orang peserta program pengembangan pribadi, baru-baru ini. ''Selain knowledge, orang butuh skill. Begitu juga sikap atau perilaku seseorang, ikut menentukan langkah suksesnya. Sekarang ini banyak orang pintar, tetapi kalau dia egois, tak bisa bekerja sama, ya sukar untuk maju,'' jelasnya. Menurut dia, knowledge, skill, attitude saling berkait dan dibutuhkan oleh siapa saja yang ingin meraih kemajuan karier. Karena itu, dalam program pelatihan selama 12 pertemuan itu, para peserta mendapat materi pelatihan yang cukup lengkap. Seperti pengembangan pribadi, komunikasi efektif wiraga, tata busana, etiket pergaulan dan bisnis, table manner, kesehatan kulit dan rambut, serta ekspresi suara. Program pengembangan kepribadian ini memang tak bisa menyulap seseorang menjadi pribadi yang mengesankan secara instan. Namun, bisa menunjukkan secara benar tahapan-tahapan yang bisa dicapai menuju kepribadian yang baik dan tepat guna. ''Peluang bisnis sering muncul pada pertemuan pertama. Saat itu kesan tentang kepribadian seseorang amat menentukan. Berkaitan dengan etika profesi, tentu cara berbicara dan ekspresi suara kita saat mengobrol dengan mitra sekantor berbeda dari saat kita menghadap bos, atau melakukan lobi dengan klien,'' tutur Bonita, yang juga punya pengalaman dalam bidang public relations itu. Setyawan, karyawan yang juga mahasiswa pascasarjana, menemukan manfaat yang berbeda, namun tak kalah penting. ''Saya jadi lebih 'pede' bila berbicara di depan publik. Karena saya banyak berhubungan dengan klien dan banyak melakukan presentasi, pelajaran berbicara di depan umum serta penampilan dan komunikasi efektif yang diajarkan pada saya bisa mempermudah karier saya,'' katanya. (D2-73k) |