logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 26 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pemkot Harus Desak Pemerintah Pusat

  • Soal Jalan Arteri Tanjung Emas-Demak

BALAI KOTA- Pemerintah Kota Semarang harus mendesak pemerintah pusat agar membangun jalan arteri Tanjung Emas-Demak yang sudah direncanakan 15 tahun silam. Jika proyek itu benar-benar terwujud Kota Semarang akan memperoleh banyak keuntungan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Ir HR Heru Widiyatmoko MM, mengemukakan Jalan Raya Kaligawe saat ini sudah tak layak. Selain sempit dan padat, jalur itu juga sering rusak, terutama pada musim hujan.

''Bahkan akibat keburukan Jalan Kaligawe, jalur itu sering meminta korban. Jika diperlebar pun jalur itu segera padat lagi. Karena itulah saya sependapat dengan berbagai pihak yang menginginkan jalan arteri segera dibangun,'' kata dia.

Pembangunan jalan wilayah timur, kata dia, memang termasuk tertinggal. Pembangunan jalan antara Kendal, Kota Semarang, dan Demak tidak seimbang. Jalan antara Semarang dan Kendal saat ini sudah lebar.

Kota Semarang juga telah memiliki jalan arteri utara dari bundaran Kalibanteng sampai Jalan Kaligawe.

Demak juga telah memiliki jalan arteri yang kelak bisa dikoneksikan dengan arteri Tanjung Emas-Demak. ''Kalau menghidupkan lagi jalur KA, saya tidak sependapat karena kurang efektif untuk mengurangi kepadatan Jalan Kaligawe,'' kata dia.

Enam Kilometer

Kepala Subbidang Pengembangan Kawasan Bappeda Kota Semarang, Ir M Farkhan, menyatakan jalan arteri Tanjung Emas-Demak sudah masuk rencana detail tata ruang kota (RDTRK) bagian wilayah kota IV yang meliputi Kecamatan Genuk.

''Panjangnya sekitar 6 km sampai ke perbatasan Demak dan lebarnya seperti jalan arteri dari Pelabuhan sampai bundaran Kali Banteng,'' ujar dia.

Jalur itu merupakan bagian dari jalan yang akan melingkari Kota Semarang. Dalam RDTRK sudah tergambar antara Kendal dan Semarang kelak juga ada jalan arteri yang terkoneksi dengan jalan arteri Kalibanteng-Kaligawe lewat pelabuhan.

Sementara itu dari Pelabuhan Tanjung Emas ke Demak semestinya ada jalur arteri serupa yang terkoneksi dengan jalan arteri Demak.

''Jalur tersebut selain mengurangi kepadatan Jalan Raya Kaligawe juga memfasilitasi keberadaan kawasan industri, mendukung fungsi Pelabuhan Tanjung Emas, dan membuka peluang pengembangan kawasan pantai.'' (G6-84g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA