
| Jumat, 26 Maret 2004 | Internasional |
Abdullah Abaikan Pengaduan
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi tidak mengindahkan pengaduan kelompok HAM dan oposisi, tentang pemilu Minggu lalu (yang dimenangi secara mutlak oleh koalisi multietnis Barisan Nasional yang dia pimpin). "Yang saya pedulikan adalah pekerjaan yang harus saya lakukan," katanya, dalam konferensi pers setelah acara pelatihan polisi di Kuala Lumpur, Kamis kemarin. "Pemilu itu telah berakhir, dan saya mendapat mandat besar. Kami harus bekerja keras untuk mewujudkan janji-janji kami." Parti Islam Se-Malaysia (PAS), bekas kekuatan oposisi utama, hampir tersapu bersih di salah satu dari dua negara bagian yang ia kuasai, dan nyaris kehilangan negara bagian yang lain. PAS mengatakan, kecurangan pemilu merupakan penyebab utama kekalahannya di Negara Bagian Terengganu yang tadinya mereka kuasai. Di Kelantan, PAS juga nyaris kalah, Partai berhaluan Islam garis keras itu bertekad untuk mempersoalkan hasil pemilu tersebut di pengadilan, bila hasilnya telah diumumkan secara resmi tiga pekan lagi. Abdullah menganggap remeh seruan untuk membentuk komisi penyidik kerajaan. Dia mengatakan, penyidikan seperti itu merupakan bagian dari tugas komisi pemilu. Koalisi Barisan Nasional pimpinan PM Abdullah, yang dalam kampanyenya berjanji membersihkan KKN di dalam pemerintahan dan perusahaan negara, memenangi 198 dari 219 kursi parlemen yang diperebutkan. (rtr-ben-30) |