
| Jumat, 26 Maret 2004 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Permadi: Pecat Anggota DPRD yang Pentingkan PesangonBOROBUDUR-Permadi SH, fungsionaris DPP PDI-P meminta anggota DPRD yang hanya mementingkan mobil dan rumah dinas, gaji, dan pesangon besar dilaporkan kepada Ketua Umum DPP PDI-P agar dipecat. "Kalau Ibu Megawati tidak bersedia memecat mereka, gampang saja. Saudara-saudara yang memilih anggota DPRD itu. Datangi saja gedung DPRD. Seret mereka keluar," katanya, Kamis kemarin (25/3). Saat kampanye di Lapangan Grabag, Kabupaten Magelang, dia mengajak kader PDI-P untuk menuntut anggota DPRD yang berjanji berjuang untuk rakyat agar mengembalikan tanah menjadi subur untuk petani, bukan untuk real estate. Dia menyebutkan, pada zaman Bung Karno, pupuk disalurkan oleh petani, bukan oleh KUD. Kalau Megawati menjadikan petani sebagai sarana penyaluran pupuk lagi, petani akan mendapatkan pupuk murah. Gratis "Kami sadar ibu-ibu rumah tangga masih kesulitan karena harga kebutuhan pokok masih tinggi. Biaya sekolah dan berobat juga masih tinggi. Ibu Megawati menjanjikan, kalau terpilih lagi menjadi presiden, biaya sekolah dari TK sampai SMU negeri akan gratis." Pada bagian lain dia mengakui, tidak mudah untuk kembali menjadikan Megawati Soekarnoputri menjadi presiden karena banyak halangan. Ada tokoh-tokoh dan juru kampanye partai yang selalu menjelek-jelekkan Megawati dan PDI-P.
"Katanya ingin kembali ke Orde Baru," kata Permadi SH, yang juga tokoh paranormal Indonesia dalam kampanye yang dihadiri Bupati Magelang Ir Singgih Sanyoto yang juga Ketua DPC PDI-P beserta sejumlah kepala desa. (pr-14e) |