| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 4 Juli 2003 |
Akan Disiapkan Darurat Pemilu
JAKARTA - Mengantisipasi distribusi logistik untuk pemilihan umum (pemilu), pada 26 Maret besok Presiden Megawati bersama KPU dan DPR akan melakukan rapat koordinasi. Rapat itu untuk memutuskan langkah darurat agar pencoblosan tetap bisa dilaksanakan pada 5 April 2004. |
Kiai Dilarang Dukung Mendukung Capres
JOMBANG-Para kiai di lingkungan NU diminta tak terlibat dalam aktivitas dukung-mendukung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu mendatang. |
|
|
"Saya Ikhlas Dicopot"
|
Robot-robot Itu pun Jalan Bersama
|
|
|
Pengganti Yassin: Habisi PM Sharon
KOTA GAZA - Pemimpin militan Palestina Khaled Meshaal, yang lolos dari upaya pembunuhan Israel pada 1997, diangkat sebagai pemimpin tertinggi Hamas, Rabu kemarim. Dia menggantikan Syekh Ahmed Yassin, pendiri gerakan perlawanan tersebut, yang meninggal dunia akibat serangan rudal Israel di Kota Gaza, Senin lalu. |
AC Milan, I Meravigliosi
|
|
|
Demi Keluarga, Nyoblos Mesti Merata
SIAPA bilang kesetiaan seseorang terhadap partai bersifat total? Artinya, ada peluang membagi-bagi pilihannya kepada lebih dari satu partai. Apalagi ada tiga kartu suara dalam pemilu mendatang, sebagaimana pemilu-pemilu yang lalu. Pertama, kartu suara untuk pemilihan anggota DPRD kota/kabupaten. Kedua, kartu suara untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi (Jateng). |
Calon Haji yang Batalkan Diri Diancam Denda
SEMARANG- Kuota haji Jateng tahun 2005 sebanyak 19.700 telah terpenuhi sejak Selasa (23/3) pukul 14.00. Dengan demikian, untuk calon jamaah haji yang mendaftar usai tanggal tersebut tidak bisa ikut haji tahun depan. Namun Depag Pusat mengancam, mereka yang sudah mendaftar tetapi membatalkan diri akan dikenai denda. |
|
Ratusan Rumah Warga Porak-poranda
KUDUS- Amuk angin lisus, kemarin petang kembali melanda sebagian wilayah Kabupaten Kudus. Akibatnya, ratusan rumah di Desa Pasuruhan Lor dan Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, rusak berat dan ringan. Bahkan tiga di antaranya roboh hingga rata dengan tanah. |
Tersangka Kasus BNI Dicekal
JAKARTA-Tersangka kasus penggelapan dana L/C Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun, yaitu Adrian Herling Waworuntu dilepaskan demi hukum dari Rutan Mabes Polri. Tapi dia dicekal, dan dikenakan wajib lapor. Adrian dilepaskan sejak Jumat (19/3) berkaitan dengan habisnya masa penahanan selama 120 hari. |
|
|
SM Bantu Pemberantasan DB
BATANG- ''Terima kasih Suara Merdeka, terutama kami sampaikan kepada Ir H Budi Santoso, selaku Pemimpin Umum Suara Merdeka yang telah membantu penyemprotan nyamuk secara gratis di kampung kami. Tidak ada kata lain, kami siap mendukung Pak Budi untuk menjadi anggota DPD,'' ujar Slamet Riyanto, warga Pandean Proyonanggan Utara, Batang, yang kemarin kampungnya di- fogging. |
Bayi Hidup Dikira Meninggal
MALANG- Akibat salah diagnosis petugas medis, salah seorang dari bayi kembar dikira meninggal. Sementara itu bayi satunya yang dapat diselamatkan, pada bagian kiri kepalanya terlihat bekas luka karena saat keluar ditarik dengan alat mirip tang. Kedua bayi kembar tersebut adalah anak pasangan Ny Tarmini dan Samsul. |
|
|
Polisi Temukan Dua Rumah Peracikan Bom
JAKARTA-Dari pengembangan pemeriksaan kasus bom Cimanggis, polisi telah menemukan dua tempat yang digunakan untuk meracik bom. Kedua tempat itu adalah rumah Syarif Hidayat di Cijantung dan rumah Ferdiansyah di Cimanggis. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Prasetyo, Rabu (24/3). |
Anggota Dewan dan PNS Digerebek di Hotel
SLAWI- Kasus tidak terpuji yang menyangkut kredibilitas anggota Dewan dan PNS terjadi di Kabupaten Tegal. Dua orang itu yang bukan suami istri, digerebek polisi ketika sedang berduaan di sebuah kamar Hotel Pelangi Ayu di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat. |
|
|
Kapal Kartini I Tiba di Jepara
|
||