| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 24 Maret 2004 |
|
Pemilu Malaysia Dianggap Cacat
KUALA LUMPUR - Ratusan pendukung kubu oposisi, Selasa kemarin, mengecam apa yang mereka sebut cacat dalam pemilu Malaysia Minggu lalu. Mereka juga menuntut diadakannya suatu investigasi terhadap hasil pemilu tersebut. Para pengunjuk rasa menuduh Komisi Pemilihan Umum berkonspirasi dengan koalisi berkuasa Barisan Nasional (BN). Tuduhan-tuduhan tersebut antara lain, menyingkirkan ratusan orang dari pemungutan suara dan mendaftarkan seorang bocah sembilan tahun untuk memilih. |
PROFIL Tak Takut Mati, karena Ingin Jadi Syuhada SYEIKH Ahmed Yassin, yang menemui ajal Senin lalu dalam serangan rudal Israel di Gaza, dikenal sebagai pendiri sekaligus pemimpin spiritual gerakan militan Hamas. Syeikh berusia 67 tahun itu, yang harus menggunakan kursi roda karena lumpuh, diserang secara brutal oleh tentara Israel, saat dia baru saja shalat subuh di kawasan Sabra, Kota Gaza. Israel sudah sejak lama tidak menyembu-nyikan niatnya untuk menghabisi Yassin. |
|
|
Bom Meledak Dekat Menteri Thailand
BANGKOK - Sebuah bom meledak di seberang jalan ketika dua menteri senior mengadakan pertemuan di Thailand selatan yang ma-yoritas muslim, Selasa kemarin. Dalam pertemuan itu, kedua menteri tersebut membahas langkah-langkah untuk mengatasi gelombang kekerasan di wilayah itu. |
Presiden Chen Tak Keberatan Hasil Pemilu Dihitung Ulang
TAIPEI - Presiden Taiwan Chen Shui-bian mengatakan, dia tidak keberatan pada upaya menghitung ulang hasil pemilihan presiden Sabtu lalu, yang dia menangi dengan angka sangat tipis: 29.000 suara (0,2 persen) atas kandidat Kuomintang (nasionalis) Lien Chan. |
|
|
Kapal Nuklir Rusia Diperintahkan Kembali
MOSKWA - Kapal pemimpin armada utara Rusia telah diperintahkan kembali ke pelabuhan, karena dianggap terlalu berbahaya berada di laut, kata panglima AL Rusia. |
Sembilan Polisi Irak Tewas Ditembak
MUSSAYAB - Orang-orang bersenjata menewaskan empat polisi dan lima calon polisi Irak dalam penembakan Selasa kemarin. Insiden penembakan dari mobil itu dilakukan ketika para korban berangkat kerja menuju selatan Bagdad, kata polisi. |
|