
| Rabu, 24 Maret 2004 | Sala |
Wakil Ketua DPRt PDI-P Menyerahkan Diri ke PolisiMANAHAN-Wakil Ketua Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) PDI-P Karangasem Gambiro Laksono SH (37), yang diduga menganiaya sekretarisnya, kemarin menyerahkan diri. Didampingi sejumlah kader dan pengurus partai berlambang banteng bermoncong putih, Gambiro yang diduga menganiaya Firman Subechi SE SH sekitar pukul 11.00 tiba di Mapolresta Surakarta. Penyerahan diri itu, kata dia, dilakukan setelah mendengar bahwa dia masih dicari polisi. "Padahal, sebelumnya sudah ada upaya penyelesaian di internal partai. Namun, ternyata urusan berbuntut sampai di kepolisian," paparnya. Dia mengakui, pada Sabtu lalu (20/3) dirinya memukul Firman di Lapangan Karangasem, Laweyan. Apa yang dia lakukan pada saat itu hanya penganiayaan ringan. "Saya lihat sendiri dia tidak mengalami luka serius," kata dia sebelum masuk sel. Sejumlah kader dan pengurus PDI-P yang mengantar tersangka, antara lain KP Satryo Hadinagoro. "Saya datang ke Mapolresta bersama yang lain untuk memberikan dukungan moril kepada Gambir," tandasnya. Selain menahan tersangka, tim penyidik I yang dipimpin Kanit I Iptu Edison Panjaitan juga menyita bendho yang diduga digunakan untuk mengancam korban.
Seperti diberitakan (Suara Merdeka, 22/3), penganiayaan yang dilakukan Gambiro terhadap Firman Subechi dilatarbelakangi silang pendapat tentang lokasi kantor Sekretariat DPRt PDI-P. Tidak Terima Berdasar kesepakatan pengurus, kantor sekretariat berada di rumah korban. Namun, Gambiro tidak terima hingga menganiaya Firman. Ketua DPC FX Hadi Rudyatmo yang ditemui mengatakan menyerahkan sepenuhnya perkara itu kepada polisi. Rudi sendiri mengakui atas kejadian itu. Hanya, dia menjelaskan, penganiayaan itu dilatarbelakangi dendam pribadi yang kebetulan antara tersangka dan korban sama-sama pengurus partai. Kasat Reskrim Polresta AKP Masrur yang mendapat limpahan kasus yang semula dilaporkan di Polsekta Laweyan itu serius akan menindaklanjutinya. "Apakah tersangka akan dijerat penganiayaan dan UU Darurat, masih kami pelajari lebih lanjut," ujar dia didampingi Iptu Edison Panjaitan, kemarin. (G11-42e) |