
| Rabu, 24 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
''Banteng'' Demak Balik KandangSEMARANG - Sejumlah kader partai PDI-P di DPC Demak kelompok M Ghofar, yang beberapa waktu lalu menyeberang ke PAN karena tidak cocok dengan Ketua DPC yang baru Endang Setyaningdyah, menyatakan diri balik ke ''kandang banteng''. Pernyataan kembali itu disampaikan oleh Haryanto, mantan bendahara PAC Kecamatan Gajah dengan didampingi sejumlah orang berkaus PAN kepada Ketua DPD PDI-P Jateng Murdoko SH di kantor DPD PDI-P Jateng, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (23/3). Menurut Haryanto, dia bersama teman-temannya ingin kembali ke PDI-P, karena mereka merasa bingung untuk menyalurkan aspirasi politiknya. "Kami tidak bisa pisah dengan garis perjuangan PDI-P dan Ibu Megawati Soekarnoputri. Setelah mendapat tawaran dari DPD yang difasilitasi oleh Purwanto (Dan Satgas DPC PDI-P Demak -Red) dan Imam (pengurus DPC PDI-P Demak), kami langsung menyambut baik," tuturnya. Ia menyatakan, sebagai kader militan PDI-P, sejak awal ia tidak berniat keluar dari PDI-P. Ia melompat ke partai lain lantaran munculnya konflik internal PDI-P Demak. Yaitu adanya dua ketua DPC yang sama-sama mengantongi SK DPP, M Ghofar dan Endang Setyaningdyah. Setelah diterima kembali di PDI-P, dirinya bersama rekan-rekannya menyatakan akan keluar dari PAN. Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Jateng Murdoko SH saat dikonfirmasi menyatakan menyambut baik kembalinya kader-kader banteng dari Demak tersebut. Dia meminta supaya tidak ada perselisihan lagi antara dua kubu PDI-P di Demak. Sebab, pelaksanaan pemilu sudah semakin dekat, sehingga konsolidasi partai untuk memenangkan pemilu harus solid. "Kami terima kasih kepada mereka, karena mau kembali lagi ke kandang banteng. Hal itu diharapkan bisa menjadi contoh dan diikuti oleh kader-kader di daerah lain, yang kemungkinan selama ini juga menyeberang,'' tegasnya. Ia menyatakan akan melupakan persoalan yang pernah terjadi di PDI-P untuk membesarkan partai. ''Kami menerima mereka dengan tangan terbuka.'' Ketika masuk ke kantor DPD, dia melontarkan gurauan saat mengajak salaman dengan orang-orang berkaus PAN di kandang banteng itu. ''Saya ini bersalaman dengan kader PAN atau kader PDI-P,'' kata Murdoko. Serentak mereka menyatakan salaman itu dengan kader PDI-P. (G1-29) |