
| Rabu, 24 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
Konvoi Kader Golkar Dilempari BatuBOYOLALI - Iring-iringan sepeda motor kader Partai Golkar di Jalan Duren, Boyolali kemarin pukul 12.30 dilempari batu. Batu-batu itu mengenai kepala dan lutut tiga kader serta sebuah sepeda motor rusak. Melihat arah lemparannya, batu tersebut diduga dilempar oleh seseorang dari kantor Sekretariat DPC PDI-P. Konvoi sepeda motor itu sebelumnya mengikuti kampanye di Lapangan Sunggingan yang menampilkan jurkam nasional Jenderal (Purn) Wiranto dan penyanyi Reny Djayusman. ''Saya tahu persis lemparan batu itu dari halaman kantor partai. Namun, siapa yang melempar saya tidak mengenal,'' kata salah seorang kader yang minta dirahasiakan namanya. Korban pelemparan batu tiga orang, dua di antaranya penduduk Dukuh Tegalsari, Kelurahan Siswodipuran. Tiga kader partai yang dilempari batu itu semula akan mendatangi rumah pengurus Partai Golkar, Guritno, untuk suatu kepentingan. Karena tidak ada di rumah, mereka meneruskan perjalanan. Namun, sesampai di depan kantor DPC PDI-P, tiba-tiba mereka terkena hantaman benda keras di kepala dan kaki. Harus Dibuktikan Lantaran khawatir dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mereka kini ''diamankan'' di rumah salah seorang kader di Kampung Gudang, Kelurahan Siswodipuran. Seorang di antara mereka mengadu ke Kantor DPD Partai Golkar. Atas kejadian itu, seorang fungsionaris Partai Golkar Turmurningsih SH mengadu kepada Panwas. ''Untuk sementara laporan secara lisan. Kalau dibutuhkan saya akan membuat kronologi kejadian secara tertulis,'' katanya. Menanggapi peristiwa itu, Wakil Sekretaris DPC PDI-P Wawang Kusriyanto mengatakan, kejadian itu pasti ada penyebabnya. Mereka tidak mungkin dilempar kalau tidak membuat pelanggaran. ''Coba bayangkan, saat melintasi Jalan Duren mereka melempar benderanya ke kantor DPC PDI-P. Apakah itu tidak menyinggung? Jadi, kesimpulannya siapa bermain api akan tersulut sendiri,'' katanya. Namun, kata Wawang, pelemparan batu belum tentu dilakukan kader partainya. Meski asal batu dari kantornya, belum tentu itu dilakukan oleh kadernya. Bisa juga hal itu dilakukan kader partai lain untuk menjatuhkan nama baik partainya. ''Karena itu, jangan asal menuduh, harus bisa menyebut identitas pelempar batu,'' katanya. Kampanye Partai Golkar di Lapangan Sunggingan dihadiri ribuan kader. Sejak pagi massa dari berbagai kecamatan memadati lapangan. Mereka datang dengan truk, pikap, sepeda motor, dan berjalan kaki. Ribuan kader Partai Golkar digembleng oleh peserta konvensi Jenderal (Purn) Wiranto, Ketua DPD Partai Golkar Jateng HM Hasbi, dan jurkam nasional yang lain. Massa terlihat bersemangat dan bergoyang pinggul saat penyanyi Reny Djayusman menyuguhkan beberapa lagu dangdut. (shj-83e) |