
| Rabu, 24 Maret 2004 | Olahraga |
Pelatih Frankfurt Terancam HukumanBERLIN - Pelatih Eintracht Frankfurt Willie Reimann terancam sanksi berat karena melakukan tindakan yang keterlaluan, yakni mendorong wasit, ketika timnya kalah 0-2 dari tuan rumah Borussia Dortmund dalam lanjutan Divisi I Liga Jerman, Sabtu lalu. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dikabarkan sedikitnya akan menjatuhkan larangan berada di pinggir lapangan sebanyak lima pertandingan kepada Reimann. Komisi disiplin juga mengharuskan dia membayar denda sebesar 25.000 euro untuk apa yang disebut media massa setempat sebagai peristiwa pertama dalam 41 tahun sejarah Bundesliga di mana ada seorang pelatih mendorong wasit. Reimann, yang tak khawatir dengan kemungkinan sanksi itu, bahkan bisa dihukum lebih berat. Yaitu, larangan melatih selama kurun waktu tertentu. Hal itu bisa terjadi bila kasusnya naik ke meja hijau dan pengadilan menganggap perbuatannya sebagai penyerangan serius. Berdasarkan laporan wasit, Reimann juga berkelahi dengan asisten wasit setelah pemain belakangnya, Henning Buerger diberi kartu kuning kedua alias kartu merah. Reimann mendorong wasit cadangan Thorsten Schriever karena terus menyuruhnya mundur dari garis lapangan. Beberapa pemain pernah menerima larangan panjang sehubungan insiden-insiden yang melibatkan wasit. Gelandang Dortmund Sebastian Kehl pernah diskors enam minggu karena mendorong wasit pada sebuah pertandingan pada 2003. Eks pemain VfB Stuttgart Axel Kruse dihukum 10 pekan pada 1993 karena menarik tangan wasit sehingga terjatuh di lapangan. Pelatih klub Divisi II Alemannia Aachen Eugen Hach diskors tiga bulan pada 2000 karena mencekik penyerang Energie Cotbus Franklin. (rtr,A7-59) |