
| Rabu, 24 Maret 2004 | Olahraga |
Chrisjon Kalah PengalamanSEMARANG- Pelatih Sasana Bank Buana (SBB) Semarang Sutan Rambing mengakui, Christian John kalah pengalaman dari penantangnya Osamu Sato pada pertarungan perebutan gelar juara dunia kelas bulu WBA di Jepang, awal bulan Juni mendatang. Sutan Rambing mengatakan, Sato merupakan mantan juara dunia kelas bulu yunior WBA dan petinju itu memiliki daya tahan tubuh yang kuat seperti halnya petinju Korea. Tetapi, lanjut dia, pihaknya telah mempersiapkan Chrisjon --panggilan Christian John-- untuk bertarung dengan teknik tinggi, apalagi pertarungan mendatang dilaksanakan di kandang lawan. ''Biasanya main di kandang lawan berbeda dengan ketika main di kandang sendiri. Di kandang lawan, tentunya akan mendapat tekanan mental karena lawan mendapat dukungan penuh dari pendukungnya,'' kata dia. Ketika ditanya persiapan Chrisjon menghadapi Sato, Sutan mengatakan tidak ada masalah karena sejak dulu petinju kelahiran Banjarnegara, Jateng, itu memang sudah dipersiapkan dengan baik. Setelah ada warning akan dipertemukan dengan petinju Venezuela, Jose Cheo Rojas beberapa waktu lalu, Chrisjon berlatih sangat intensif, meski akhirnya pertarungan lawan Rojas dibatalkan oleh promotor Daniel Bahari. Menang KO Dia mengatakan, pihaknya berharap Chrisjon bisa menang KO atas Sato, atau kalau tidak di setiap ronde harus unggul mutlak. ''Kita harus mengakui, petinju Jepang maupun Korea merupakan petinju yang tahan pukul. Semasa saya jadi petinju, sudah sering menghadapi petinju kedua negara itu, tetapi bukan berarti mereka tidak punya kelemahan,'' paparnya. Sebagai juara WBA, nasib Chrisjon sempat terkatung-katung karena tidak bisa bertarung melawan petinju Venezuela, Jose Cheo Rojas. Namun dia akhirnya merasa lega karena awal Juni mendatang bakal tarung melawan Osamu Sato dari Jepang. ''Saya positif naik ring untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA awal Juni 2004 melawan juara dunia yunior WBA, Osamu Sato dari Jepang,'' kata Chrisjon. Sebelumnya, Chrisjon dijadwalkan melawan penantang peringkat kedelapan Jose Cheo Rojas, tetapi promotor Daniel Bahari membatalkannya karena persoalan dana. Setelah kegagalan tersebut, datang tawaran dari Osamu Sato, hanya saja pertarungan itu dilaksanakan di Jepang dan bukan di Indonesia. Chrisjon merebut gelar sabuk juara kelas bulu WBA dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Kuta, Bali, akhir bulan September 2003. Pertarungan melawan Oscar Leon tersebut adalah perebutan gelar dunia WBA ad-interim (sementara). (C16,ant-77) |