
| Rabu, 24 Maret 2004 | Semarang & Sekitarnya |
PNS Diminta Siap Jadi Petugas KPPS
SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Drs Saman Kadarisman menegaskan, semua PNS di lingkungan Pemkot Semarang diminta tidak menolak jika ditunjuk atau diminta menjadi petugas KPPS . Tugas menyukseskan pemilu, kata dia, bukan hanya tanggung jawab KPU dan Panwas Pemilu. PNS dan masyarakat juga memiliki tanggung jawab menyukseskan pemilu. ''Ini instruksi, PNS tidak boleh menolak jika ditugasi menjadi KPPS,'' tegasnya di hadapan PNS yang mengikuti coffee morning di Balai Kota, kemarin. Saman Kadarisman menjelaskan, di beberapa daerah ada sejumlah petugas yang mengundurkan diri karena berbagai alasan. Ada yang beralasan bayarannya kecil, ada pula yang memiliki alasan lain. Langkah itu secara tidak langsung dapat mengganggu proses pemilihan umum yang tinggal beberapa hari. Karena itu, jika para PNS di lingkungan Pemkot harus bersedia jika diminta membantu KPU untuk berpartisipasi demi kelancaran pelaksanaan pemilu. ''Karena ini instruksi, ya akan ada konsekuensi bagi PNS yang tidak menjalankan.'' Dia menyebutkan, Pemerintah Kota Semarang akan memberikan bantuan maskimal untuk pelaksanaan pemilu. Pemkot mempunyai komitmen membantu sarana dan prasarana yang diperlukan. Dia mengakui, hingga sekarang semua warga Semarang memiliki respons tinggi terhadap pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Hal itu dibuktikan tidak ada seorang pun dari petugas KPPS yang keberatan menjalankan tugas sebagai abdi negara. Bahkan, masyarakat ikut menjamin keberlangsungan pemilu yang jurdil. Kenyataan itu membuat bangga dan gembira pemerintah. Dia mencontohkan, dalam berbagai sosialisasi, masyarakat dari berbagai tingkat ikut. Meski dilakukan secara sederhana, semangat warga menunjukkan tingginya respons terhadap pemilu. Menjadi petugas bersama KPU, paparnya, memiliki tanggung jawab besar. Keberadaanya sangat berarti dalam memfasilitasi dan menyelenggarakan pemilu, yakni suatu proses untuk menentukan masa depan bangsa. ''Jadi mereka adalah abdi negara yang harus kita dukung.'' (H1, G17-45e) |