logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 24 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Giliran Massa PPP Ditilang

Pendukung Haz Padati Lapangan Wujil

UNGARAN- Aparat Polres Semarang benar-benar bertindak tegas dan tanpa pandang bulu menindak peserta kampanye yang melanggar aturan lalu lintas. Akhir pekan lalu polisi menindak massa PKB. Kini polisi melakukan tindakan yang sama terhadap massa PPP.

Kapolres Semarang AKBP Drs Agus Sukamso MSi, didampingi Kasatlantas AKP Kusnoto, menyatakan tindakan tegas itu semata-mata untuk menegakkan peraturan lalu lintas. Karena itu, meski sedang kampanye simpatisan partai tak boleh mengabaikan aturan lalu lintas.

Sebagian kendaraan peserta kampanye PPP yang terjaring operasi penertiban tidak dilengkapi kaca spion dan saringan knalpot dicopot. Pengendara juga tidak memakai helm pengaman.

''Kami berharap pada putaran terakhir peserta kampanye lebih tertib dan menaati aturan lalu lintas,'' kata Kusnoto.

Sesuai dengan jadwal di KPUD Kabupaten Semarang, lima partai semestinya kampanye Selasa (23/3). Namun hingga sore, sesuai dengan daftar partai yang mengajukan izin ke Mapolres, hanya tiga partai kampanye. PNI Marhaenisme kampanye di Desa Ngrawan, Kecamatan Jambu, menampilkan juru kampanye FX Tarmento dan Surjadi. Partai Merdeka kampanye di Kaliwunggu dengan juru kampanye lokal Sumantri dan Agus Salim.

Namun hanya kampanye PPP di Stadion Wujil, Kecamatan Bergas, yang dihadiri ribuan simpatisan dan kader partai. Meski acara dimulai sekitar pukul 13.00, sejak pagi massa sudah berdatangan. Stadion berkapasitas sekitar 10.000 orang itu dipenuhi pendukung Hamzah Haz. Panggung tertutup di ujung lapangan juga dijejali simpatisan PPP.

Juru kampanye Mukowam, yang juga calon anggota DPR RI, mengingatkan simpatisan PPP agar bersatu untuk memenangkan PPP dalam pemilihan umum nanti. Dia menyoroti soal ekonomi kerakyatan. Sebab, jika ekonomi rakyat kuat, perekonomian negara pun kuat dan tahan menerima terpaan berbagai krisis.

''Saya menilai masih banyak kebijakan pemerintah belum membela ekonomi kerakyatan. Karena itu, jika PPP menang soal ekonomi kerakyatan akan menjadi prioritas utama,'' katanya.

MH Djahron, calon anggota DPRD Jateng dari daerah pemilihan 1 Jateng dengan nomor urut 2, kembali mengingatkan agar pemerintah lebih memperhatikan nasib petani. Sebab, sejak ada kebijakan pencabutan subsidi harga obat-obatan pertanian dan pupuk, nasib petani makin terjepit. Karena itu jika PPP memenangi pemilihan umum akan memperjuangkan agar harga obat-obatan pertanian dan pupuk mendapat subsidi kembali.

Dia berjanji memperjuangkan nasib buruh karena masih banyak buruh mendapat gaji di bawah UMR sehingga hidup pas-pasan. ''PPP akan memperjuangkan UMR di Kabupaten Semarang naik di atas rata-rata,'' janji dia. (D14-63g)