logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 24 Maret 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pelebaran Jalan Kaligawe Diprioritaskan

  • Realisasi Jalan Arteri Belum Dipastikan

SEMARANG- Meski pemerintah pernah merencanakan membangun jalan arteri Tanjung Emas - Demak, realisasinya tidak akan dalam waktu dekat ini.

Untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Kaligawe, menurut Pemimpin Proyek Pembangunan Jalan Dinas Binamarga Jateng Ir Masriyanto, pemerintah akan melebarkan jalan tersebut.

Dia mengakui, pemerintah beberapa tahun silam berkeinginan membangun jalan baru menyusuri pantai ke arah Demak dengan dana APBN. Namun, karena biayanya sangat besar dan kondisi ekonomi saat itu belum memungkinkan, pembangunan jalan baru tersebut tertunda.

''Untuk mengatasi persoalan lalu lintas di Jalan Raya Kaligawe, pemerintah berencana melebarkan jalan utama Semarang - Demak itu pada tahun 2006. Lebar Jalan Raya Kaligawe saat ini sekitar 14 meter, akan ditambah 7 meter lagi,'' kata Masriyanto, Selasa (23/3).

Menurut dia, pelebaran jalan itu bisa mengurangi kemacetan, sebelum jalan arteri Tanjung Emas - Demak dibangun. ''Bank Dunia pernah meninjau Jalan Raya Kaligawe untuk melihat karakteristik lalu lintasnya, dan hasilnya dijadikan bahan studi rencana pelebaran,'' jelasnya.

Lebih Murah

Dia menyatakan, cara itu lebih murah dibandingkan dengan harus membangun jalan baru di kawasan pantai.

Namun, ketika ditanya perbandingan biaya antara kedua proyek itu, dia menyatakan belum bisa memberikan penjelasan karena masih harus dihitung lagi.

Sebagaimana diberitakan, pemerintah pernah menjanjikan akan membangun jalan lingkar yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Emas dan Demak. Pemerintah menjanjikan jalan itu dibangun pada 2004, namun hingga sekarang belum ada tanda-tanda pembangunan bakal dimulai.

Masriyanto menambahkan, seandainya jalan arteri itu benar-benar dibangun, idealnya selebar jalan arteri yang ada, sehingga perjalanan kendaraan-kendaraan pada jalur itu bisa lancar.

Saat ini pun belum semua bagian jalan arteri utara terdiri atas empat lajur.

''Jalan arteri utara sekarang ini terjadi bottle neck di dekat Tambaklorok, dari empat lajur menjadi dua lajur,'' katanya. (G6-63k)