Pengiriman Surat Suara Lambat

PATI- Kelambatan pengiriman surat suara melalui jasa ekspidisi Kantor Pos, membuat stres Ketua KPU Kabupaten Pati, Drs Achmad Haris. Apalagi setelah beberapa hari lalu terkirim surat suara untuk DPR 477.000 lembar berikut pengiriman barang yang sama, terhenti.

Taufik M Nur, anggota KPU menambahkan sesuai jadwal, pengiriman paling lambat Jumat (26/3) surat suara bersama dokumen lain harus sudah terkirim ke seluruh panitia pemilihan kecamatan (PPK). Namun, dia tak bisa berbuat banyak kecuali hanya bersabar menunggu kiriman.

Adapun keperluan surat suara untuk KPU Kabupaten Pati, baik untuk DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD, masing-masing 888.864 lembar. Semua disuplai dari percetakan Pabelan Kartasura, tetapi pihak pos mengalami kesulitan kendaraan untuk mengirim ke tempat tujuan.

Karena itu, pihaknya Senin malam telah berkoordinasi dengan Kapolres Pati Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Drs Tonny Hartono, untuk mengerahkan armada truk kepolisian. Hal itu dilakukan agar surat suara yang sudah selesai dicetak, yang berat seluruhnya 30 ton segera terkirim.

400 Orang

Koordinator Ekspidisi dari Kantor Pos yang bertugas menangani masalah tersebut, Fuad, menolak dengan alasan masalah biaya. "Dengan setengah memaksa, akhirnya dikirim surat suara DPRD Propvinsi satu tronton, memuat 1.464 koli atau 732.000 lembar," ujarnya.

Kurang lebih pukul 06.00, Selasa (23/3) kemarin barang tersebut sampai di Pati dan langsung dilakukan sortir. Untuk keperluan itu, pihaknya mengerahkan 400 orang petugas sortir dan melipat dengan upah per lembar Rp 19/lembar, ditambah makan siang. Sebab mereka harus bekerja sampai malam.

Dengan demikian, untuk surat suara DPR yang belum terkirim masih kurang 411.864 lembar ditambah yang terkena sortir 200 lembar. Adapun surat suara DPRD Provinsi masih kurang 156.864 lembar, tetapi belum diketahui berapa jumlah yang terkena sortir.

Koordinator Ekspidisi Kantor Pos yang bertugas di Percetakan Pabelan, Fuad, membenarkan. "Untuk mengirim surat-surat ke Pati ada kendala armada truk pengangkut, karena seluruhnya terpakai."(ad-85s)