KUDUS- Keberpihakan masyarakat pada pelestarian kawasan Gunung Muria perlu ditingkatkan. Karena itu sebagai mata air untuk wilayah Kudus dan sekitarnya, perlu dilakukan upaya serius oleh semua pihak untuk menjaga fungsi ekologis gunung tersebut.
Berpijak pada pemikiran itu, Koordinasi Masyarakat Pecinta Alam Kudus (Kompak) telah mengadakan penghijauan di lereng Gunung Muria pada 20-21 Maret lalu.
Di samping itu kegiatan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi para peserta di alam bebas.
Menurut Panitia Penghijauan Lereng Muria VI Agung Setyadi, penghijauan itu menunjukkan bukti bahwa pecinta alam di Kudus mempunyai kepedulian menjaga kelestarian di kawasan gunung tersebut.
Dia menuturkan, melalui kegiatan itu diharapkan dapat mengembalikan kelestarian alam pada kondisi yang mendekati ideal.
Penghijauan yang diadakan Kompak untuk kali keenam itu diikuti beberapa organisasi pencinta alam, yaitu Mahupa Talasenta FH UMK, Gepela, dan Ganesha Pala.
Bersih Gunung
Secara teknis, penghijauan dilakukan di lereng Muria, mulai dari daerah Bunton (mata air Kali Gelis) menuju Puncak Sangalikur.
Setiap organisasi yang terlibat diwajibkan menyediakan minimal lima batang bibit tanaman secara swadaya. Kompak juga mendapat bantuan dari PT Djarum Kudus 200 bibit.
Pemilihan lokasi tanam di Bunton-Puncak Sangalikur, kata Agung, karena sering dilalui penduduk asli atau merupakan jalur para pendaki gunung, sehingga diharapkan bisa memengaruhi mereka untuk berbuat sama.
Kompak sejauh ini telah mengadakan pengamatan berkala guna melihat perkembangan kawasan tersebut. Hal itu dilakukan untuk melihat wilayah mana yang mengalami kerusakan, sehingga perlu dilakukan tindakan ke arah penanggulangan.
Jumlah peserta yang terlibat pada penghijauan Kompak VI kali ini 300 peserta. Mereka terdiri atas unsur pecinta alam dari Semarang, Jepara, dan Demak. Peserta juga diwajibkan membersihkan gunung dengan cara mengambil sampah yang ditemukan di sepanjang jalur pendakian.
Kegiatan itu diharapkan dapat menggerakkan semua pihak, terutama penentu kebijakan untuk lebih memperhatikan dan menjaga kelestarian ekosistem yang ada di kawasan Muria. (ton-85s)