| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 23 Maret 2004 |
Pendiri Hamas Tewas Dirudal
|
Sudah Lama Diincar
SYEIKH Ahmed Yassin memang hanya mampu berbicara dengan suara berbisik dari kursi rodanya. Namun, pemimpin spiritual Hamas tersebut memimpin gerakan arus bawah Palestina yang paling kuat melawan Israel, sebelum kematiannya dalam suatu serangan udara Israel kemarin. Ulama berjenggot lebat itu turut mendirikan kelompok militan tersebut pada 1987. Tujuannya bukan sekadar mengakhiri pendudukan Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat, melainkan juga menghancurkan negara Yahudi itu. |
|
| Analisis Inilah Pemilu Kapitalis
|
Dispensasi Yusril Menyimpang
JAKARTA - Kasus pengabulan permohonan dispensasi Yusril Ihza Mahendra oleh Presiden Megawati, baru-baru ini, dinilai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) cacat hukum. ''Ini penyimpangan administratif yang dilakukan Presiden,'' kata Wakil Ketua Kelompok Kerja Kampanye KPU Mulyana W Kusumah di Jakarta, kemarin. |
|
|
Kritis, KPU Kumpulkan Konsorsium
JAKARTA-Menyusul makin kritisnya tahap penyediaan logistik Pemilu 2004, terutama dalam kaitannya dengan pencetakan surat suara, dan pengirimannya ke daerah, KPU mengumpulkan seluruh konsorsium dan perusahaan pencetakan surat suara, serta perusahaan-perusahaan ekspedisi. |
Bangga Cawapres PSI
|
|
|
Partai-partai Maut Perempat Final (1) Ketika Kehadiran Kaka Kian Bermakna
|
Mega Tak Pakai APBN untuk Kampanye
KUDUS- Simpatisan PDI-P hendaknya berbesar hati jika tidak semua sarana kampanye dapat disediakan oleh partai. Karena itu, semua pihak yang mendukung perjuangan partai bernomor 18 ini hendaknya menyikapi hal tersebut dengan jiwa besar. Megawati dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PDI-P tidak akan memanfaatkan jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia, untuk mengeruk dana sebagai biaya kampanye partainya. |
|
|
Surat Suara DPR RI Telah Diterima
SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng terus melakukan pemantauan pada distribusi logistik barang-barang Pemilu 2004 yang ada di 35 KPUD kabupaten/kota di provinsi tersebut. Sampai pukul 18.00 (Senin, 22/3), untuk seluruh KPUD kabupaten/kota telah menerima surat suara DPR RI, kotak, dan bilik. |
Golkar Optimistis Peroleh 25 Persen Suara di Jateng
SEMARANG-DPD Partai Golkar Jateng optimistis bakal memperoleh 25 persen suara dari total suara di Jateng sekitar 22,5 juta orang pada Pemilu 2004. Indikasi perolehan suara sebanyak itu didasarkan atas hasil survei yang dilakukan partai berlambang pohon beringin di sejumlah daerah pemilihan Jateng. |
|
Ditahan, 9 Tersangka Bom Cimanggis
JAKARTA- Setelah memeriksa secara intensif terhadap 26 saksi di lokasi ledakan di Cimanggis, Depok, Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan sembilan orang sebagai tersangka pelaku peledakan. Namun sampai kemarin Polda Metro belum menyimpulkan apakah tersangka tersebut berupaya menggagalkan Pemilu 2004 atau tidak. |
Banyak Mahasiswa Terjebak Ijon
MALANG-Selama ini banyak mahasiswa Indonesia yang berprestasi terjebak ijon dengan instansi atau pemerintah mancanegara. Sementara itu, Pemerintah Indonesia kesulitan membantu mahasiswa berprestasi itu keluar dari jaringan ijon tersebut. Mendiknas Prof HA Malik Fadjar mencontohkan siswa-siswa yang menjadi juara olimpiade beberapa bidang studi. |
|
|
Warga Indonesia Timur Mendukung Budi Santoso
|
Hamzah : Hasil Survei Itu Bohong
JAKARTA Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz menolak hasil survei yang menyebutkan pada Pemilu 2004 partai yang dipimpinnya hanya akan memperoleh suara 5 persen. Sedangkan calon presiden (capres) Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak simpatisan partai itu menghindari kekerasan dan kecurangan dalam memenangi pemilu. |
|
|
Perlu Membangun Kekuatan Oposisi
BANDUNG-Cendekiawan Nurcholish Madjid mengajak semua pihak tidak membuang waktu untuk bersiap diri melakukan gerakan perlawanan moral atas hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2004. ''Bukan rahasia lagi bahwa sebetulnya ada yang tidak puas atas kondisi sekarang. Kita menjadi oposisi dalam arti pengingat, meski tak tertutup kemungkinan menjadi oposisi politis,'' kata Nurcholish Madjid di Bandung, Senin (22/3). |
Dianggap Penyebab Tewasnya 52 Pelajar PO AO Transport dan Trailer Digugat Rp 10 Miliar YOGYAKARTA-Masih ingat tragedi mengerikan yang menimpa pelajar SMK Yapemda Sleman? Ketika itu para pelajar sedang dalam perjalanan studi tour naik bus PO AO Transport. Namun ketika sampai di Sutubondo, bus bertabrakan dengan sebuah trailer. Bus terbakar dan 52 pelajar di dalamnya tewas terpanggang. |
|