
| Sabtu, 20 Maret 2004 | Liputan Pemilu 2004 |
COBLOSANKampanye Putaran Pertama Aman
JAKARTA- Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menilai, selama pelaksanaan kampanye putaran pertama, situasi dan kondisi berlangsung aman. Walau begitu, dia mengakui masih ada gangguan keamanan kecil tapi dapat dikendalikan dan tidak meluas ke daerah lain. Hal itu diungkapkan Kapolri kepada wartawan di Mabes Polri, kemarin (19/3). Berdasarkan pengamatannya, gangguan keamanan kecil itu berupa perusakan dan pembakaran atribut partai politik serta penganiayaan. ''Peristiwa-peristiwa provokatif hendaknya dihindari. Apabila terjadi hal-hal yang melanggar hukum, maka akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,'' tegasnya. Karena itu, Kapolri Da'i berharap agar setiap pelanggaran hukum segera dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti. (bu-87j) Aktivis FAM UI Ditahan
JAKARTA - Polda Metro Jaya menahan satu orang aktivis Front Aksi Mahasiswa (FAM) Universitas Indonesia (UI) terkait dengan pembakaran atribut partai politik (parpol) di Kampus UI, Salemba, Kamis (18/3). Edward Noya, mahasiswa semester II Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), sampai Jumat (19/3) masih diperiksa secara intensif oleh aparat kepolisian. Sebelumnya beredar kabar bahwa polisi telah menahan 15 aktivis FAM UI. Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanagara dan Kepala Bidang Humas Kombes Prasetyo membantah berita tersebut. ''Kami hanya menahan satu orang,'' ungkap Prasetyo. Edward Noya dibawa ke Polda Metro sewaktu merayakan ulang tahun salah seorang rekan mereka di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, dini hari kemarin pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, saat diperiksa bersama 15 rekannya, aktivis FAM itu tidak mau memberikan keterangan apa pun. Bahkan, baik Edward maupun rekan-rekannya, tidak mau menandatangani apa pun yang disodorkan pihak kepolisian. Keengganan mereka itu karena selama penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tidak disertai surat penangkapan. Selain itu, selama berada di Mapolda Metro Jaya mereka tidak didampingi penasihat hukumnya. (bu-88t) Nonton Kampanye, Ingin Lihat Yusril JAKARTA - Kampanye tertutup putaran kedua Partai Bulan Bintang (PBB) di wilayah Jakarta Barat, Jumat kemarin, yang dilakukan di GOR Kebun Jeruk menjadi tontonan puluhan ibu rumah tangga di sekitar wilayah tersebut. "Ya..nonton saja, kepingin lihat Yusil...Yusil...," kata Ibu Sunarti yang terlihat kesulitan menyebutkan nama Yusril Ihza Mahendra, ketika ditanya beberapa wartawan di GOR Kebun Jeruk. Puluhan ibu rumah tangga tersebut dengan mengenakan daster dan pakaian seadanya terlihat mencolok ketika datang bersama-sama memasuki gedung GOR seluas 20 X 20 meter tersebut. Beberapa di antaranya sambil mengendong anak mereka, sementara lainnya terlihat menggandeng bocah yang dengan riangnya berlarian-larian. Ketika ditanya mengapa mereka tidak ikut berkampanye, Sunarti dengan polos mengatakan karena tidak diajak. "Yaa...tidak ada yang ngajak, Pak RT juga tidak membagikan kaos ke kita," katanya yang disambut tertawa ibu-ibu lainnya.(ant-29) |