
| Sabtu, 20 Maret 2004 | Ekonomi |
BNI Karangayu Targetkan Kredit Naik 40 PersenSEMARANG- PT Bank BNI Cabang Karangayu tahun ini menargetkan penyaluran kredit meningkat 40% dibandingkan pada tahun sebelumnya. Sepanjang 2003 kredit yang disalurkan oleh bank tersebut mencapai Rp 400 miliar. "Meski ada pelaksanaan pemilu, kami memperkirakan tidak akan memengaruhi kegiatan dunia usaha. Karena itu kami optimistis target penyaluran kredit tahun ini bisa terealisasi," kata Pemimpin PT Bank BNI Karangayu, Mulya Muis, saat ditemui di sela-sela pencanangan pelayanan lebih dekat kepada pelanggan, kemarin. Konsep layanan baru yang dilaksanakan di seluruh kantor BNI di seluruh Indonesia yaitu nasabah mendapat kopi, sedangkan karyawan BNI mengenakan pakaian khas sesuai dengan kultur tiap-tiap daerah. Di Jateng para karyawan mengenakan pakaian batik dan kebaya. Mulya menyatakan pertumbuhan itu sama dengan yang tercatat sepanjang 2002 ke 2003. Artinya, fungsi intermediasi bank khususnya terhadap sektor riil sebenarnya sudah berjalan lebih baik. "Di cabang kami, sebagian besar nasabah (debitor) adalah para eksportir, sektor industri, serta perusahaan perdagangan dan jasa," paparnya. Dunia usaha, lanjut Mulya, dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan kinerja yang cukup baik. Karena itu, pihaknya tidak menahan pengucuran kredit jika memang berprospek bagus. "Efek positifnya kan banyak. Bergeraknya kembali sektor ini dengan kredit perbankan, tenaga kerja pun akan banyak terserap," ujar dia. Ia menuturkan membaiknya kinerja dunia usaha itu tercermin dari tidak adanya kredit yang bermasalah yang disalurkan sepanjang tahun lalu atau non performing loans (NPL)-nya 0%. Meski demikian, pihaknya tetap menerapkan prudential banking (prinsip kehati-hatian) terhadap penyeleksian calon debitor. (G2-82i) |