
| Sabtu, 20 Maret 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Jalur Lalin ke Salem Terancam PutusBUMIAYU - Jalur lalu lintas ke arah Kecamatan Salem, Brebes, terancam putus total akibat gorong-gorong pada jalan antara Desa Bentar dan Desa Pabuaran ambles. Kerusakan lain terjadi pada talud penahan badan jalan yang longsor sepanjang 30 meter. Camat Salem melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Hasan Budiharjo, kemarin mengatakan, jalan yang mengalami kerusakan merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Banjarharjo-Salem. Kerusakan terjadi Rabu lalu ketika hujan deras mengguyur wilayah Brebes selatan. "Talud sepanjang 30 meter tiba-tiba ambrol sehingga badan jalan ikut terbawa," paparnya. Talud di blok Srikandi Desa Bentar dibangun tahun 2003 lalu dengan anggaran Rp 300 juta lebih. Namun karena lokasi di sana merupakan daerah rawan yang tanahnya sangat labil, talud tak kuat menahan tanah yang bergerak. Yang fatal, tak jauh dari lokasi terdapat 23 rumah yang mengkhawatirkan. Karena longsoran itu, rumah di atasnya ikut longsor. Akibat lain amblesnya gorong-gorong dan longornya talud, badan jalan menjadi sempit. Semula empat meter, kini jalan itu tinggal selebar 1,5 meter. Kendaran harus antre, baik yang ke arah Salem maupun sebaliknya. Warga sekitar berharap jalan provinsi ini segera diperbaiki, mengingat jalur tersebut setiap hari berfungsi sebagai jalur pengiriman hasil bumi dari wilayah Salem ke ibu kota kabupaten. Menurut warga, bila hendak ke Brebes harus memutar dari Salem lewat Bumiayu, dibutuhkan biaya besar dan waktu lebih lama. "Karena jalan ini sangat vital untuk lalu lintas pengiriman hasil pertanian, saya berharap pemerintah segera memperbaikinya," papar Suwandi, warga Salem.(wh-17c) |