| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 19 Maret 2004 |
Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
SEMARANG UTARA -Salah satu pihak yang terkena dampak dari kelangkaan minyak tanah adalah kaum nelayan. Pasalnya, hampir semua nelayan di wilayah Semarang khususnya di Tambaklorok, menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar utama bagi mesin perahu. |
Perusak Bendera PAN dan Golkar Ditangkap
SEMARANG- Empat tersangka pelaku perusakan bendera Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar di sekitar Kelurahan Krobokan, Kamis (18/3) ditangkap aparat Polres Semarang Barat. Mereka tidak ditahan, tapi polisi akan terus mengusut kasus itu hingga persidangan. |
|
|
Retribusi Parkir Ditarget Rp 12 Miliar
SEMARANG - Pemasukan retribusi parkir di Kota Semarang pada tahun 2004 ini ditargetkan DPRD Kota dapat menghasilkan Rp 12 miliar ke kas daerah. Menurut Ketua Komisi C Drs Fathur Rahman, besarnya target itu sudah melalui perhitungan yang realisitis antara jumlah lokasi parkir dan jumlah biaya parkir. |
Pakai ''Kacamata'' Penonton
''HOBBY saya adalah bekerja,'' kata Agustina Devi, General Manager Pro TV. Dari kalimat singkat ini, rasanya kita bisa menengarai bagimana etos kerja wanita ini. Ditemui di sela-sela pelantikan pengurus Dewan Kesenian Jawa Tengah di Gedung PKJT, kompleks PRPP Tawangmas, baru-baru ini, istri Hertoto Basuki ini bertutur seputar dunia baru yang digelutinya, broadcasting. |
|
|
Wali Kota Dinilai Terlalu Banyak Janji
SEMARANG- Penilaian sejumlah calon investor bahwa birokrasi di Kota Semarang cukup berbelit, dalam beberapa hal dinilai kalangan DPRD Kota ada benarnya. Selain persoalan itu, Dewan bahkan menilai selama ini Wali Kota Sukawi Sutarip banyak membuat janji yang tidak diwujudkan. |
Umat Hindu Upacara Melasti
SEMARANG - Umat Hindu di Kota Semarang, Jumat (19/3) hari ini menyelenggarakan upacara Melasti/ Mekiyis, berkaitan dengan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1926. Kegiatan itu dimulai pukul 09.00 di Pantai Marina. |
|
|
Lihat Mobil Patroli Gelandangan pun Lari
SEMARANG- Para gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang biasa mangkal di sejumlah jalan protokol, Kamis (18/3) terjaring operasi Tim Yustisi Kota Semarang. Namun dalam operasi itu beberapa gelandangan tidak tertangkap, karena mereka berhasil melarikan diri. |
Pencuri Burung dan Senapan Ditembak
SEMARANG- Wijiyanto (28), satu dari dua tersangka pembobol rumah di Jl Tirtoyoso Gang IX, Rejosari, Semarang ditembak anggota Unit Jatanras Polwiltabes, Kamis (18/3). Polisi menembak kaki kanan tersangka karena lelaki itu hendak lari ketika diminta menunjukkan tempat penjualan barang bukti di sekitar Pasar Karimata. |
|
|
Depkimpraswil Bantu Kolam Retensi Kudu
SEMARANG- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang bakal mendapat bantuan dana dari Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (Depkimpraswil) untuk pembuatan kolam retensi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu. |
Tanpa melalui Dinas, Biaya Jadi Mahal
SEMARANG- Belakangan ini banyak masyarakat yang mengeluhkan tingginya biaya pemakaman di Bergota dan Trunojoyo, Banyumanik, yang mencapai Rp 500 ribu lebih. Keluhan itu disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Budi Saptono, kepada Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Drs Suseno MM saat rapat pembahasan di kantor Komisi D, Rabu (17/3). |
|
|
Sering Mutasi, Enggan di Rumah Dinas
SEMARANG - Sejumlah lurah Kota Semarang memilih tinggal di rumah dinas meski jauh dari keluarga. Salah seorang lurah mengungkapkan, dirinya tetap menempati rumah dinas di belakang kantor kelurahan. Hal itu dilakukan karena Pemkot mewajibkan para lurah menempati rumah dinas yang disediakan. |
Saluran Tentara Pelajar Tersumbat Lumpur
CANDISARI- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, sejak Selasa (16/3) mengeruk saluran di sisi selatan Jalan Tentara Pelajar (Mrican). Saluran itu tersumbat lumpur sehingga setiap kali hujan deras, air selalu meluap ke jalan. |
|
|
PBB Inginkan Kampanye Tertib
SEMARANG- Partai Bulan Bintang (PBB) yang sedang menggelar kampanye keduanya di Kota Semarang menginginkan agar kadernya tertib berkampanye. Pasalnya, dengan menjaga ketertiban, masyarakat akan simpatik dengan partai bergambar bulan dan bintang itu. |
Relawan RS Belum Popular
SEMARANG - Pekerja misi kemanusiaan sebagai relawan rumah sakit masih belum popular di kalangan masyarakat. Itu dikarenakan minimnya informasi tentang apa dan bagaimana sebenarnya kerja relawan itu. |
|
|
PDS Melatih Wawancara
SEMARANG- Pengusaha simpatisan Partai Damai Sejahtera (PDS) akan melatih siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) St Fransiskus Semarang tentang cara-cara menghadapi wawancara. Menurut Ketua DPW PDS Jateng Djunawan Widjaya, nilai bagus saja tidak cukup. |
Dewan Akui Ada Dana Purnabakti
SEMARANG- Jika sebelumnya beberapa anggota DPRD Kota Semarang mengelak ada dana purnabakti, Wakil Ketua Komisi E Kota, F Jawadi Herisuprapto justru berpendapat lain. Anggota FTNI/Polri itu mengakui semua anggota Dewan akan mendapat dana itu. |
|
|
Dies Ke-44 FE Undip Sesuaikan Kebutuhan Dunia Usaha SEMARANG - Dalam usianya yang ke-44 Fakultas Ekonomi Undip dirasakan perlu terus menerus menyesuaikan diri terhadap perkembangan nyata yang terjadi di lapangan. "Kalau ini tidak dilakukan saya khawatir jangan-jangan yang dipelajari mahasiswa FE Undip jauh dari yang nantinya akan dipakai di pasar kerja. Terutama terhadap perkembangan dunia usaha," |
DBD Ancam Demak
DEMAK- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih mengancam masyarakat Kota Wali, Demak. Sejak Januari hingga pertengahan Maret 2004, tercatat dua korban meninggal dan 31 dirawat di RS/puskesmas. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan dr H Budi Suprijatna, kemarin. |
|
|
Petugas Turunkan Bendera Parpol
DEMAK- Satpol PP Pemerintah Kabupaten Demak dan gabungan Polres, KPU, dan Panwas Pemilu, kemarin menurunkan secara paksa sejumlah bendera partai politik di daerah larangan. Mulai dari jalan protokol batas kota Jalan Sultan Trenggono menuju ke timur Jalan Sultan Fatah. |
Kasus Pemalsuan Ijazah Caleg Partai Golkar Disidangkan
UNGARAN-Kasus pemalsuan ijazah yang dilakukan caleg dari Partai Golkar, M Karim alias Abdul Karim, Kamis (18/3) kemarin mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang. |
|
Manajemen Merasa Belum Pernah Ditegur
SALATIGA -Kuasa hukum PO Safari Group Salatiga, Tukinu SH, menyatakan selama ini kliennya belum pernah mendapat teguran secara tertulis oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang sehubungan dengan kasus pemogokan karyawannya. |
Mantan Direktur BKK Geyer Diajukan ke Pengadilan
GROBOGAN - Mantan Direktur BKK Geyer, Darminto (46), diajukan ke Pengadilan Negeri Purwodadi, Kamis (18/3), karena didakwa melakukan tindak pidana korupsi di Perusahaan Daerah (PD) BPR-BKK Geyer Rp 823.247.343. |
|
|
Kartu Suara Belum Dikirim
SALATIGA - Kartu suara untuk caleg DPRD I dan DPRD II Kota Salatiga, hingga Rabu (17/3) belum dikirim ke KPU Salatiga. Kartu suara yang dikirim baru untuk caleg DPR RI dan DPD saja. "Namun, dalam pekan ini kami optimistis kartu suara itu akan dikirim ke Salatiga," |
200 Siswa Lipat Surat Suara
KENDAL- Ratusan siswa yang sedang menempuh pendidikan sistem ganda (PSG) di Kendal kemarin dilibatkan untuk melipat ribuan surat suara. Upaya tersebut ditempuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengejar batas waktu pelipatan surat suara, paling lambat 25 Maret. |
|
Pengusaha Gabah Dirampok
GROBOGAN - Perampokan terhadap nasabah bank kembali terjadi. Kali ini menimpa Widi Sulistiyo, warga Gatak, Sambungharjo, Pulokulon, Grobogan. Akibatnya, pengusaha gabah itu kehilangan uangnya Rp 31 juta. |
Tipu CPNS, Pengacara Divonis 4 Bulan
GROBOGAN- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purwodadi, Grobogan yang diketuai Rusmawati SH akhirnya menjatuhkan vonis 4 bulan penjara dikurangi masa tahanan terhadap Fatchurrachman SH (45), Kamis (18/3). |
|