logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Jumat, 19 Maret 2004 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin

EKONOMI

2005, Jateng Andalkan Sektor Pariwisata

AMBARAWA-Tahun depan sektor pariwisata akan dijadikan sebagai salah satu andalan lokomotif perekonomian Jateng. Karena itu, potensi sumber daya pariwisata di Jateng akan kembali ditata secara terintegrasi antara satu derah dan daerah lain

pembatas Pemerintah Beli Kembali Obligasi Negara

JAKARTA- Pemerintah pada 25 Maret 2004 akan membeli kembali obligasi negara (buy back) dengan metode lelang. Sebanyak 28 seri obligasi yang jatuh tempo antara 25 Mei 2004 - 15 Desember 2010 akan dilunasi sebelum jatuh tempo (redemption) dengan tunai.

pembatas
BI Imbau Antarbank Merger


JAKARTA- Bank Indonesia berharap perbankan nasional mau melakukan merger antarbank. Dengan melakukan merger maka bank-bank tersebut memperkuat struktur perbankan.

pembatas Pendapatan Pajak Jateng dan DIY Capai Rp 7,46 Triliun

SEMARANG- Meningkatnya kesadaran wajib pajak dan perkembangan usaha yang menjadi obyek pajak, ternyata berdampak pada peningkatan pendapatan wajib pajak Jateng dan DIY.

pembatas
Banyak HRD Belum Pahami UU Ketenagakerjaan

Pengelola sumber daya manusia (SDM) atau dikenal dengan human resources development (HRD) berbagai perusahaan belum banyak memahami aturan-aturan ketenagakerjaan.

pembatas Bisnis Seluler Sumbang 60% Pendapatan Indosat

SOLO- Branch Manager PT Indosat Solo, Taufik Maulana Raharja mengungkapkan, selama sembilan bulan pada tahun 2003 bisnis seluler menyumbang 60% pendapatan usaha perusahaan.

pembatas
Isuzu Tetap Fokus Niaga Diesel


SEMARANG- Gencarnya kalangan perusahaan agen tunggal pemegang merek (ATPM) menggarap pasar mobil murah, di antaranya dilakukan Toyota dan Daihatsu, ternyata tidak memengaruhi Astra Isuzu untuk ikut-ikutan meramaikan pasar tersebut.

pembatas Ekspor Produk Pertanian Harus Hati-hati dan Jeli

SALATIGA- Ekspor produk pertanian segar (hortikultura) dari Indonesia ke Jepang harus dilakukan secara hati-hati dan jeli. Sebab, masyarakat negara "Matahari Terbit" tersebut ternyata sangat rewel terhadap kualitas dan sanitasinya.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA