| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 17 Maret 2004 |
|
Mebel Jateng Sumbang 30% Ekspor Nasional
SEMARANG-Ekspor mebel Jateng berperan besar karena menyumbang 30% lebih dari total nilai ekspor Indonesia sebesar 1,6 miliar dolar AS selama 2003, yakni sekitar 500 juta dolar AS. |
Kapitalisasi Reksadana Akan Mencapai Rp 90 Triliun
SEMARANG-Meski dibayangi kekhawatiran terjadi gangguan keamanan dalam pelaksanaan pemilu tahun ini, kalangan manajer investasi memperkirakan kapitalisasi industri reksadana akan mencapai Rp 90 triliun atau naik dari tahun lalu Rp 85 triliun. |
|
|
UKM Didukung Modal Rp 19,5 M
SEMARANG-Usaha kecil menengah (UKM) di Jateng, khususnya di dalam sentra-sentra atau cluster, sejak tahun 2001 hingga tahun lalu mendapat dukungan berupa modal awal dan padanan (MAP) Rp 19, 5 miliar. Kredit yang dianggarkan melalui dana APBN itu disalurkan melalui koperasi simpan-pinjam/unit simpan-pinjam (KSP/USP) koperasi yang tersebar di provinsi ini. |
Meningkatkan Daya Saing dan Posisi Tawar lewat Koperasi Oleh Subiakto Tjakrawerdaja KEMISKINAN dan pengangguran merupakan persoalan nyata di Jateng. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2002 menunjukkan persentase penduduk miskin di kota dan desanya 23,06% menduduki peringkat ke-20 dari 30 provinsi. |
|
|
Batasi Industri Besar
SEMARANG-Penurunan peringkat investasi Kota Semarang ditanggapi dingin oleh Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE. "Itu sesuatu yang lumrah dan sesuai dengan siklus setelah sebelumnya menduduki peringkat pertama investasi. Sesuatu yang optimal pasti turun. Itu hukum alam," tuturnya, kemarin. |
Permintaan Dolar Naik
SOLO-Permintaan masyarakat akan mata uang dolar AS di Bank CIC Cabang Solo selama Februari meningkat dua kali lipat atau 100%. Dealer valuta asing bank itu, Probo Kuncoro, mengemukakan pada kondisi normal permintaan akan dolar AS setiap minggu rata-rata 125.000 dolar. Namun Februari lalu permintaan sekitar 250.000 dolar/minggu. |
|
|
Samsat untuk Ruang Pamer
TEGAL-Masyarakat pemakai jasa pelayanan Kantor Samsat Kota Tegal mungkin bertanya-tanya kemarin, karena pada salah satu bagian ruangan kantor itu terdapat empat motor baru yang belum berpelat nomor. Di situ juga ada seorang perempuan cantik yang tidak mengenakan pakaian seragam Dipenda Provinsi Jateng Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Kota Tegal. |
||