
| Rabu, 17 Maret 2004 | Sala |
Pakaian Hansip Siap DibagikanMANAHAN- Janji Pemkot Surakarta melengkapi pakaian dinas petugas hansip untuk pengamanan Pemilu 2004, mendekati kenyataan. Dalam dua hari terakhir, seragam hijau lengkap dengan topi serta sepatu hitam ala militer itu, mulai berdatangan di Mapolresta Surakarta, Jalan Adi Sucipto, Solo. "Bila sudah lengkap, pasti langsung kita distribusikan," kata Kabag Bina Mintra Polresta Surakarta, AKP Sudarmi, kemarin. Dia menyebutkan, petugas Polresta hanya membantu pendistribusian pakaian bagi petugas pengaman pemilu tersebut. Adapun pemesanan dilakukan Pemkot, dalam hal ini ditangani Kantor Kesbanglimas (Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat). "Kami hanya membantu menyalurkan kepada yang bersangkutan," paparnya. Menurut dia, jumlah keseluruhan hansip di Solo 3.625 orang. Mereka bakal dilibatkan dalam pengamanan TPS yang tersebar di kota itu. "Pendistribusian akan dilakukan dalam minggu ini," katanya. Sebelumnya, Kapolresta Surakarta AKBP Lutfi Lubihanto menjanjikan kepada para hansip yang tengah mengikuti pembekalan di GOR Manahan, Sabtu lalu, untuk mendapatkan seragam baru. "Saya sudah diberi tahu oleh Pak Rumdhani (Kepala Kantor Kesbanglimas Pemkot-Red), bahwa rekan-rekan hansip akan mendapatkan seragam baru. Pakaian tersebut sudah dipesan dan sekarang hampir selesai," katanya.
Perhatian Lutfi Lubihanto terhadap petugas pengamanan pemilu berseragam hijau muda itu, cukup besar. Salah satunya dia tunjukkan dengan mengasuransikan semua hansip, yang anggarannya diambilkan dari dana operasinal Polresta Surakarta. Secara terpisah, Ketua Komisi A DPRD Surakarta, HM Sahil Al Hasni SH mendesak Pemkot untuk segera mendistribusikan pakaian dinas hansip, mengingat pelaksanaan pemilu kian dekat. Terutama bagi 1.500 personel tambahan yang dipersiapkan khusus menghadapi pemilu pada 5 April 2004 mendatang. "Mengingat tugas-tugas hansip cukup berat. Saya minta Kantor Kesbanglinmas segera mendistribusikan pakaian dinas tersebut, karena sebagai kelengkapan petugas. Terutama bagi personel tambahan yang belum memiliki seragam," kata Sahil, kemarin. Selama pelaksanaan pemilu, kata Sahil, peranan petugas hansip sangat diperhitungkan. Tidak hanya saat pelaksanaan pencoblosan, tetapi petugas hansip harus ikut mengamankan pengiriman kotak suara hingga ke tempat penampungan. Bukan Prioritas Sementara itu Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Drs Rumdhani MM mengemukakan, pihaknya akan mengusahakan pakaian itu sesuai dengan jumlah hansip yang di bawah kendali operasikan, yakni 3.625 orang. Sebenarnya, pengajuan seragam tersebut sudah diajukan sejak perubahan anggaran APBD 2003 lalu. Namun waktu itu tidak setujui Dewan dengan alasan bukan prioritas. Untuk pengadaan handy talkie (HT), dia mengemukakan belum ada usulan. "Wong kami usul seragam saja, baru disetujui sekarang. Mana mungkin minta langsung mengajukan perlengkapan lain. Jelas saat ini tidak memungkinkan untuk pengadaan HT," urai dia. Sebanyak 3.625 personel tersebut akan disebar ke seluruh TPS di Solo, kelurahan, kecamatan, dan tingkat kota. Perinciannya, dua hansip di tiap TPS, 10 orang di tiap kelurahan, 31 aparat di tiap kecamatan, dan 100 personel disiagakan di tingkat kota. Hansip yang bertugas di tingkat kota itu akan terus bergerak dengan petugas kepolisian.(san, G13,G18-86s) |