
| Rabu, 17 Maret 2004 | Olahraga |
Yoyok Ingin Jadwal Putaran II FairSEMARANG- Jadwal pertandingan PSIS di putaran pertama kompetisi Liga Indonesia Bank Mandiri X dinilai kurang menguntungkan. Jarak antarpertandingan kadang terlalu dekat, kadang terlalu longgar. Jika jadwal terlalu padat, Agung Setyabudi dkk akan cepat capek. Namun jika terlalu longgar membuat pemain jenuh. Pada putaran kedua nanti, manajer tim PSIS Yoyok Sukawi akan meminta PSSI untuk mengatur jadwal pertandingan yang fair sehingga tidak merugikan timnya. ''Jadwal pertandingan putaran pertama yang padat sangat merugikan PSIS. Permainan kami tidak bisa berkembang baik karena pemain kelelahan. Di putaran kedua, hal itu tidak boleh terjadi lagi,'' kata Yoyok yang pada Selasa (16/3) kemarin menghadiri pertemuan antarmanajer tim peserta liga di Jakarta. PSIS telah bermain 15 kali di putaran pertama, sementara tim-tim lain kebanyakan baru 12 kali main, bahkan ada yang baru sembilan kali. Jadwal putaran kedua yang dikeluarkan PSSI nanti akan dikoreksi oleh Yoyok terlebih dahulu. Jika jadwal pertandingan tersebut masih terlalu padat, dia akan mengajukan permohonan agar PSSI mengubahnya. Sebab, di putaran pertama lalu tim-tim lain boleh mengajukan perubahan jadwal karena keberatan dengan jadwal lama yang disusun PSSI. Harus Diubah ''Jika jadwal putaran kedua kurang menguntungkan, kami akan mengajukan permohonan perubahan ke PSSI,'' ungkapnya. Dalam pertemuan di Jakarta kemarin, menurut Yoyok, permasalahan wasit sempat dibahas. Hampir semua peserta rapat evaluasi meminta PSSI lebih tegas dan selektif dalam memilih wasit. Sebab, di beberapa pertandingan, keputusan-keputusan wasit kadang kurang tegas sehingga merugikan sebuah tim. Kondisi tersebut tidak boleh terjadi lagi di putaran kedua. PSIS sendiri menilai PSSI sudah cukup tegas dalam menangani permasalahan wasit. Buktinya, 17 wasit yang dinilai kurang baik dalam memimpin pertandingan dihukum tidak boleh bertugas beberapa bulan saat kompetisi berlangsung. Dari 17 wasit itu, salah satunya adalah Sutiono yang memimpin pertandingan antara PSIS lawan Persija Jakarta di Stadion Lebak Bulus (29/2) lalu. Sutiono mengesahkan gol Persija ke gawang PSIS walau sebelumnya terjadi pelanggaran terhadap I Komang Putra. ''PSSI sudah cukup tegas dalam menindak wasit yang melanggar. Namun lebih baik lagi jika PSSI selektif dalam menentukan wasit di putaran kedua nanti,'' ungkap Yoyok. (H13-77) |