logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 17 Maret 2004 Berita Utama  
Line

Akui Gunakan Fasilitas Negara

SM/dok

ADANYA permintaan cuti Presiden Megawati dan Wapres Hamzah Haz saat kampanye, sepertinya makin tidak jelas. Terbukti, meski Sekneg sudah menyatakan cuti, Wapres Hamzah mengaku tetap menggunakan fasilitas negara walau terbatas.

Pernyataan Hamzah sendiri, sepertinya tidak klop dengan apa yang disampaikan Sekneg Bambang Kesowo yang menyatakan bahwa presiden dan wapres sudah cuti saat kampanye. Hamzah lebih suka menggunakan istilah pembagian tugas antara presiden dan wapres.

''Sekneg sudah menulis surat ke KPU. Jadi, sudah bagi tugas antara presiden dan wapres. Kalau presiden kampanye, saya tidak kampanye. Kalau besok saya masuk, presiden yang kampanye,'' kata Hamzah di kantor DPW PPP Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Jalan Syiah Kuala Banda Aceh, Selasa (16/3)

Tentang penggunaan fasilitas negara dalam kampanye, Hamzah menegaskan, sebenarnya dirinya dan presiden tidak ingin menggunakan fasilitas negara. Namun, sangat sulit untuk memisahkan jabatan yang diembannya dengan masalah-masalah pribadi. ''Dengan jabatan sekarang ini, sudah ada UU yang mengatur. Jadi, antara jabatan dengan kegiatan saya pribadi tidak dapat dipisahkan. Walaupun begitu, saya menggunakannya (fasilitas negara) dengan sangat terbatas,'' aku Hamzah.

Sementara itu, saat ditanya soal Pemilu 2004, Hamzah meminta agar masyarakat mempercayai pernyataan Ketua KPU Nazaruddin Syamsudin bahwa pemilu akan tetap berjalan sesuai waktunya. ''Kita harus percaya dengan pernyataan ketua KPU. Sejauh ini tidak ada laporan ke presiden kalau ada perubahan. Ketua KPU juga mengatakan, tidak ada kesulitan yang menggangu jadwal pemilu.''

Dalam kampanye di Aceh, Hamzah berjanji akan memberikan amnesti bagi GAM, bila para anggota GAM mau menyerah. Tidak hanya itu, ia juga mengisyaratkan akan memberikan pendidikan gratis sampai ke tingkat SLTP, jika PPP menang pada pemilu mendatang.

Orasi politik itu disampaikan Hamzah Haz di hadapan sekitar 2.000 simpatisan PPP yang datang dari berbagai daerah di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar, di luar stadion sepak bola Harapan Bangsa Lhoong Raya, Aceh Besar.

Hamzah Haz juga menegaskan bahwa saat ini, PPP memiliki visi untuk membawa masyarakat Indonesia dalam keadilan, kesejahteraan, kemandirian berdasarkan Pancasila. "Mudah-mudahan jika PPP menang, kita dapat keluar dari krisis multidimensi ini," ujarnya.(dtc-69)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA